by

Tangkap Pengedar Uang Palsu, Masyarakat Harus Hati-Hati Kenali Uang Asli

Pontianak, Media Kalbar

4 orang tersangka kelompok pengedar uang palsu Husin Al-Qadri Alias Husin, Sunarwi, Saruji alias Uji dan Hj. Siti Maimonah Alias Samuni di tangkap dan diamankan jajaran Polda Kalbar dan Polres Mempawah.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengatakan mereka mencetak uang palsu kemudian mengedarkan dengan mengharapkan pengembalian yang asli adalah akan menggangu perekonomian Kalimantan Barat, “satu tersangkan merupakan residivis uang palsu juga, rupanya tidak jera dia.”kata Kapolda saat menggelar press Conferense di Mapolda Kalbar, Senin (11/2)

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Kepala Cabang BI Kalbar Priyono, Kapolres Mempawah dan jajaran polda Kalbar, turut di hadirkan 4 tersangka dengan beberapa barang bukti sebanyak 27 barang bukti diantaranya Uang Asli, uang palsu, printer, kertas, barang-barang hasil pembelian dari uang palsu, dan lain-lain.

Di terangkan Kapolda bahwa modusnya adalah uang asli kemudian di cetak lagi menjadi uang palsu yang banyak, setelah di cetak mereka mencoba berbelanja di pasar-pasar tradisional, di kios-kios yang awam terhadap uang dalam mengidentisifikasi palsu tidaknya.

Sanksi yang akan di jerat kepada tersangka adalah 5 tahun penjara dan sanksi 5 miliar, “ini ancaman sangat tegas, ini mengganggu ekonomi kalbar, Uang adalah Kedaulatan negara kita.”tegas Kapolda.

Kronologisnya pada hari jumat 8 Pebruari 2019, sekita jam 7.30 Wib telah terjadi tindak pidana peredaran uang palsu di mana pada saat pelapor Januri sedang membuka toko sepatu miliknya, datang seorang wanita yang hendak membeli sandal dan menawar sandal yang akan dibelinya seharga Rp. 30.000, kemudian wanita tersebut menyerahkan uang pecahan Rp. 100.000, dan Januri mengembalikan uang tersebut Rp. 70.000,-. Setelah itu wanita tersebut keluar menuju toko penjual sate. Kemudian datang Rudi yang memberitahukan ke pelapor bahwa uang yang di belanjakan wanita tersebut adalah uang palsu, setelah tahu Januri melapor ke Polsek Anjongan.

Di tindaklanjuti polsek Anjongan dengan mengamankan wanita tersebut yang mengaku Hj. Siti Maimonah Alias Samuni Binti Salim, setelah di periksa uang tersebut di beli dari Saruji alias Uji Bin Sarijo yang selanjutkan di amankan polsek Anjungan. Berdasarkan keterangan Saruji bahwa uang tersebut di peroleh dari Husin Alqadri alias Habib Bin Syarif Jafar Alqadrie dan Sunarwi Bin Nulyo dan dari keterangan merekan membenarkan mereka yang memalsukan uang pecahan 100.000 rupiah dengan cara memfoto copi menggunakan printer merk Epson L31110 dan Kertas HVS Sinar Dunia.

Terhadap kejadian tersebut, Kapolda Kalbar dan pihak Bank Indonesia menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati ketika menerima uang dengan cara indentisifikasi 3D yaitu Dilihat, Diraba dan diterawang. (amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed