by

Ria Norsan: Jujur Lebih Terhormat Dari Menang Karena Curang

Kapuas Hulu, Media Kalbar

Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan mengatakan, ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) merupakan wahana pembentukan karakter siswa dan harus dipahami, sebagai bagian dari proses pendidikan Itu Sendiri.

Apabila Porseni hanya menjadi tujuan mencari gelar juara dan prestise namun mengabaikan nilai-nilai Kejujuran yang Seqharusnya sejak dini ditanamkan pada diri siswa, maka ajang Porseni gagal menjadi wahana pembentukan watak dan Kepribadian siswa.

“Lebih baik kalah karena menjunjung tinggi kejujuran dan Patuh pada aturan dari pada menang tapi curang. Kalah karena jujur lebih terhormat dari pada menang tapi curang,” ingat H Ria Norsan, Senin (25/3) saat Pembukaan Porseni Kabupaten Kapuas Hulu, di Kapuas Hulu.

Dikatakannya, kecurangan biasanya dimulai sejak Proses administrasi hingga penggantian atlet saat perlombaan atau pertandingan. Hindari upaya-upaya melakukan kecurangan demi mencari kemenangan.

“Kemenangan sesungguhnya merupakan hadiah dari disiplin, keuletan, ketekunan, kerja keras, kesungguhan dan susah payah berlatih sekian lama, bahkan jatuh bangun dari kegagalan. Kemenangan adalah akhir Dwari proses yang panjang bukan diperoleh dengan cara instan maupun kecurangan,” jelasnya.

Diingatkan oleh Mantan Bupati Mempawah, yang utama dari event Porseni ini adalah semangat silaturrahmi dan kekeluargaan yang tetap terjaga diantara sesama insan pendidikan, disamping saling menghormati, menghargai, solidaritas dan toleransi serta menerima dengan lapang dada hasil pertandingan.

Pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni pada jenjang SD dan SMP oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan salah satu bagian dari 4 Pilar
kebijakan Nasional yang meliputi Harmonisasi Olah Pikir, Olah Hati, Olah Rasa dan Olah Raga.

Dijelaskannya, ajang Porseni merupakan momentum yang sangat strategis dan bermakna bagi siswa untuk dapat berprestasi dan berkompetisi secara sehat. Disamping Itu,  kegiatan Porseni Jwuga dapat memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa untuk belajar, bekerjasama, mematuhi aturan, menerima kelemahan Diri, mengakui keunggulan lawan dan menjunjung tinggi nilai-Nilai Sportifitas dan Fairplay (Jujur, Disiplin, Bersahabat, Hormat dan bertanggungjawab) yang ada pada setiap Pertandingan atau perlombaan nantinya. (Lay).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed