by

Bupati Panji Buka Pekan Gawai Dayak Ke-XIII Kabupaten Melawi Tahun 2019

Melawi, Medikalbar.com – Pembukaan Gawai Dayak -13 Se- Kabupaten Melawi, disambut warga masyarakat dengan antusias dilapangan stadion Raden Tumenggung Setia Pahlawsn Nanga Pinoh Kamis, 4/4/2019.

Pekan Gawai Dayak seperti ini setiap tahun nya di rayakan, sebagai tradisinoal dayak di seluruh dunia khusus nya di kabupaten Melawi, diyakini jalan doa memuji Tuhan atas berkat hasil pertanian.

Bersyukur kepada Maha Pencipta atas segala pemberian Nya kepada masyarakat Dayak atau masyarakat Kabupaten Melawi pada umumnya.Perayaan Gawai ini bukan hanya di ikuti masyarakat Dayak tapi melibatkan semua suku, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh Pemuda.

Dalam kesempatan ini ketua Dewan Adat Dayak, Sudarmono, S.Th, menyampaikan sambutan nya mengatakan Dayak adalah suku asli tanah Berneo, atau suku kalimantan asli. Dengan terlaksanannya Gawai dayak ke-13 di Kabupaten Melawi ini, adalah milik semua masyarakat Melawi.

” Untuk itu perlu saya tekankan, perayaan pekan Dayak ini mari kita jadikan momentum mempererat tali persuadaraan sesama masyarakat. Menjaga Silahturahmi, memberi kedamaian dan kenyamanan selama berlangsungnya gawai ini yakni dari tanggal 4 sampai tanggal 7 April 2019. Dan bukan hanya selama Gawai kita menjalin persaudaraan tetapi berjalan secara berkelanjutan sehari hari, ” Ujarnya.

Dia menambahkan, ” Dayak adalah suku yang sama haknya di di NKR sesuai amanah
UUD 1945, tentu akan terus berjuang meraih kekuasaan maupun jabatan di Negara Republik Indonesia, ” timpal nya.

Bupati Kabupaten Melawi Panji.S,sos, kebetulan suka dayak asli Kabupaten Melawi di percayakan Panitia Gayak Dayak –red, meresmikan pembukaan, sebelum memukul Gong peresmian, Panji berpesan kepada Masyarakat, khususnya kepada Masyarakat Dayak, supaya gawai dayak mampu memberikan teladan bagi masyarakat. Ciptakan pedamaian dan persudaraan, saling menjaga keamanan. Pengertian Pekan Gawai Dayak, bersyukur kepada Tuhan, atas yang kita terima dari tuhan. Rezeki, kehidupan, pekerjaan hingga kita dapat bertahan hidup selama satu tahun.

” Dulu Gawai dayak di laksanakan pada paska Panen hasil ladang,sekarang diartikan mensyukuri segala yang kita terima dari Tuhan. Mensyukuri keselamatan yang kita rasakan di seluruh bangsa ini.Pada hari ini kita merayakan Gawai Dayak. Dayak adalah bahagian dari suku Bangsa Indonesia dan kita jangan hanya mampu bersaing ditengah, apalagi di belakang, harus mampu didepan mempertahankan nilai nilai Pancasila.UUD 45, NKRI. Momentum Gawai Dayak selain Mensyukuri, Gawai Dayak juga berperan dalam ajang silahturahmi keperdulian, persaudaraan dan kedamaian, terhadap semua suku, agama, ras dan etnis, ” tegas Panji.

Ketua Panitia Gawai Dayak tahun 2019, Tomas Selvianus,S.Pd.,M.Pd, mengatakan kepada awak media, dana penyelenggaraan, Gawai ini selain sumbangan dari Bansos, banyak juga penyumbang dari donatur, ” jelasnya. (Sopian Koto).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed