by

Pertambangan Bauksit PT.JUS Terindikasi Merusak Ekosistem

Ketapang,  Media Kalbar

Sebuah lokasi penambangan Bauksit di kawasan hutan di Kecamatan Sandai Kab.Ketapang Kalimantan Barat. Izin Usaha Pertambangan (IUP) Minerba Disinyalir di ragukan, dalam penegakkan hukum sejauh ini tak cukup tegas menindak perusahaan tambang yang  nakal.

“Bagaimana mekanisme menghentikan aktivitas Pertambangan Bauksit PT.Harita Group -PT.JUS membatasi  Secara hukum dan aturan. Ada 2 pilihan yaitu pencabutan izin tambang yang bermasalah, penyelidikan potensi pidananya karena ada unsur-unsur indikasi pidana yang dilakukan PT.JUS  (Jaga Usaha Sandai), tambang yang terbit di kawasan hutan konservasi, Sungai dan Danau yang seharusnya tidak sekedar diblokir izinnya namun juga dicabut dan diproses serta dilakukan penyelidikan indikasi pidananya.Indikasi dugaan dari IUP bermasalah, Aspek keselamatan rakyat dan ekosistem diabaikan,” Ungkap Sahro warga Desa masyarakat Sandai.

Parahnya lagi menurut Sahro, kerusakan lingkungan akibat pertambangan Bauksit PT.JUS yang konon sebagai Kontraktor Pemain tunggal di balik semua nota bene induknya adalah PT.HARITA, sebagai pemilik bendera di lapangan yaitu PT.JUS, PT.CMI (Citra Mineral) dan PT.Petoka Terindikasi menyalahi aturan area objek Lokasi tambang dengan merusak bukit, Sungai yang Jernih  dan Lingkungan Danau yang indah dan adanya potensi merusak alam, serta kuat adanya penyalahgunaan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri dan orang lain terkait izin kuasa pertambangan eksplorasi, eksploitasi, serta izin operasi produksi Bauksit di Sandai Kabupaten  Ketapang Kalbar dengan Power Oknum penguasa.

Pertambangan bauksit  di Hutan Produksi Konversi (HPK) Sungai dan Danau yang dirusak dilakukan PT JUS.Cstersebut, pada TKP WP.1-2,34, 56,  areal sungai PUI yang di Reklamasi, sungai Tonggo pengenangan air lumpur sisa pencucian Bauksit dan Anak sungai Jernih di alih pungsikan menjadi tempat pembuangan sisa pencucian Bauksit.PT.Harita – PT.JUS tidak hanya merugikan negara, mereka telah merusak ekosistem dan habitat mahluk hidup di sekitar kawasan tersebut,  serta mengancam kehidupan masyarakat. “Ini kejahatan luar biasa (extraordinary crime),” tegasnya

Pertambangan bauksitdilakukan oleh beberapa Kontraktor alat berat yang berada di lokasi untuk di periksa maupun asal usul BBM serta unsur Direksi dan Komisaris yang diduga sebagai aktor intelektual dalam kegiatanilegal rusak kawasan dan lingkungan di Sandai mengatas namakan masyarakat yang memiliki Pamor di lingkungan tersebut. Disinyalir kuat adanya perbuatan melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Pasal 89 Ayat 2 Huruf a dan/atau Huruf b.

“Tambang Bauksit Rusak Lingkunganakhir-akhir ini cukup membuat resah masyarakat, ada banyak dampak buruk yang jelas sudah dirasakan langsung oleh masyarakatterutama Gatal-gatal di sekujur tubuh,” Timpalnya Sahro.

Terpisah di tambahkan DPP.LSM Ampuh Jarpen Gultom,SH Rabu 10/4/19 ‘’saya akan perintahkan DPC Ampuh di Kalbar untuk melakukan Investigasi dan penghimpunan Data dan saksi di pertambangan PT.Harita- PT.JUS di Sandai secara permanen maupun secara tim agar semua segera terungkap, saya di pusat sudah mendapatkan laporan seputaran Tambang tersebut dan tim penegakan Hukum Ampuh sudah berkordinasi kepada pemangku kekuasaan penindakan serta kuasa pertambangan di Kalbar,”ujarnya DPP.Ampuh Jarpen Gultom,SH.*** (Yan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed