by

Operator PTTA Ikuti Suspa

Kubu Raya, Media Kalbar

Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M., secara resmi membuka Kursus Perwira (Suspa) Pengenalan Operator Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2019 di Skadron Teknis 021 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (10/4).

Kursus pengenalan operator PTTA yang dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma ini, dikuti 4 orang perwira penerbang, yang nantinya akan mengawaki Skadron Udara yang mengoperasikan pesawat terbang tanpa awak TNi Angkatan Udara.

Pembukaan Kursus ini ditandai dengan pemasangan tanda siswa oleh Danlanud Supadio.

Turut hadir pada pembukaan Suspa Pengenalan Operator PTTA, diantaranya  Danwing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Kasubdis Binprof Pnb/Nav.

Kasubdisdikcabpa Disdikau, Kasubdis PTTA Diskomlekau, Komandan Skadron Udara 51 Lanud Supadio, Komandan Skatek 021 Lanud Halim Perdanakusuma, dan perwakilan Perwira dan Bintara.

Komandan Skadron Udara 51 Letkol Pnb Ari Sulanjana yang saat itu didampingi staf Wing 7 Letkol Pnb Dedi Kusuma Jaya, disela kegiatan mengatakan pihaknya sangat mendukung terselenggaranya kursus pengenalan operator PTTA dengan tujuan untuk menyiapkan regenerasi para penerbang pesawat tanpa awak yang mumpuni dan handal,  selanjutnya mereka  akan menggantikan para seniornya dalam mengemban misi tugas operasi.

Sementara itu, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus menyambut positit atas terselenggaranya Kursus Perwira Pengenalan Operator PTTA.

“Saya menyambut  positif kegiatan Kursus Perwira Pengenalan Operator Pesawat Terbang Tanpa Awak ini, selain untuk menambah bekal pengetahuan dan ketrampilan para peserta, terutama bagi para penerbang maupun air crew PTTA, juga dalam rangka pengembangan keilmuan tentang pengoperasian pesawat terbang tanpa awak,  khususnya bagi internal pilot maupun external pilot, serta meningkatkan langkah-langkah kesiapan pengoperasian pesawat PTTA Aerostar”., kata Marsma TNI Palito Sitorus.

Dikatakannya, dengan dibukanya Kursus Perwira Pengenalan Operator PTTA ini, maka upaya pemenuhan kebutuhan penerbang PTTA TNI Angkatan Udara telah maju selangkah lagi, sehingga dapat lebih meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara, khususnya di Lanud Supadio dalam mengemban tugasnya dimasa mendatang.
Tugas pokok TNI AU selaku  penegak  kedaulatan  negara dan hukum negara di udara maka perlu adanya sumber daya manusia  yang handal, serta memiliki spesialisasi dalam mengawaki maupun memelihara alutsista yang ada, ini berarti TNI AU selalu memerlukan tenaga penerbang dan teknisi yang terdidik, terlatih dan profesional.
“Sangat tepat kiranya Skadud 51 menyelenggarakan Kursus Pengenalan Operator PTTA, karena dapat meningkatkan kemampuan para penerbang  dalam mengoperasikan pesawat terbang tanpa awak sehingga dapat mendukung peningkatan kesiapan  tugas misi operasi,” ujarnya. (Lay).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed