by

Tidak Memenuhi Batas Minimal Umur, Caleg Hanura Muhammad Rafiqi Harus Di Diskualifikasi

Pontianak, Media Kalbar

Kembali Investigator NCW Ibrahim MYH menemukan data yang tidak benar dan tidak sesuai dengan undang-undang nomer 8 tahun 2012 Terkait Pemilu, sehingga NCW Melaporkan hal ini kepada Bawaslu Kabupaten Mempawah dengan surat laporan Ke Bawaslu nomer : 076/Latsus/NCW-KB/5/2019 tentang indikasi Caleg Hanura nomer 7 Muhammad Rafiqi Dapil Mempawah Hilir dan Mempawah Timur tidak memenuhi batas minimal umur Calon Legislatif.

“kami NCW melihat ini bukan hanya diskulifikasi calegnya tapi juga DPC Partai Hanura Kabupaten Mempawah mesti di diskualifikasi karena mencalonkan orang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomer 8 tahun 2012, dan juga KPU Kabupaten mempawah yang lalai dalam meneliti ini.”kata Ibrahim MYH kepada media Kalbar di kantornya di pontianak, Sabtu (18/5).

Dimana menurut data valid yang di terima oleh NCW bahwa Muhammad Rafiqi saat mendaptar baru berumur 19 Tahun, di ketahui dalam Ijazah Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah yang di punyai Muhammad Rafiqi lahir Kuala Secapah 20 Juli 1999, artinya pada tahun 2019 yang bersangkutan masih berumur 20 Tahun, “ini Jelas Melanggar Undang-undang Nomer 8 Tahun 2019. Dimana tercamtum syarat Bakal Calon Legislatif minimal berusia 21 Tahun saat mendaftar.”tegas Ibrahim

NCW Berharap Bawaslu mengambil tindakan mendiskualifikasi Caleg Nomer 7 Muhammad Rafiqi dan juga Partai yang mencalonkannya karena tidak sesuai dengan UU Nomer 8 Tahun 2019, begitu juga KPU Kabupaten Mempawah Karena Lalai meloloskan Bacaleg Muhmmad Rafiqi Menetapkan sebagai Caleg dari Partai Hanura nomer 7 Dapil Mempawah Hilir dan Mempawah Timur. (amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed