by

Banyak Rumah Tidak Layak Huni di Desa Kuala Karang, Perhatian Gubernur dan Bupati Kubu Raya di Nanti Warga

Kubu Raya, Media Kalbar

Warga Desa kuala karang, Kecamatan Teluk Pakedai masih banyak yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH). Hal itu dikarenakan secara umum masyarakat di daerah tersebut berprofesi sebagai nelayan dan juga petani musiman yang penghasilannya tidak bisa diandalkan.

Kepala desa Kuala Karang, Ibrahim mengatakan, untuk desanya masih banyak terdapat rumah tidak layak huni.Berdasarkan data,rumah tidak layak tersebut Untuk rumah tidak layak huni dari empat ratus lebih KK ada 70% warga nelayan pesir desa terpencil di desa kuala karang tinggal di rumah tidak layak huni, Minggu(23/6/19).

Ibrahim menjelaskan, selama ini pihaknya pun sudah sering melakukan pengajuan untuk rumah-rumah tersebut.Hanya saja sampai saat ini masih belum mendapatkan respon. “Selama ini bantuan hanya didapatkan dari BSPS pada tahun lalu itupun hanya 30 unit di banding jumlah warga kami yang tinggal di rumah tidak layak huni ini sungguh tidak sebanding.”ungkapnya.

Ia mengatakan, banyaknya rumah tidak layak di desanya dikarenakan pekerjaan mereka yang hanya menjadi nelayan. Oleh karena itu penghasilannya menjadi tidak tentu. “Jadi mereka juga tidak mampu untuk membangun rumah,”ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada Pemerintah daerah maupun Pemerintah pusat agar para nelayan tersebut bisa di perhatikan agar mendapatkan rumah yang layak. “Sebab sampai saat ini, karena masih tingginya angka RTLH, di desa Kuala karang pun masih masuk kategori sangat tertinggal.”Tandasnya.

Hal senada yang di katakan Alfatah ketua Forum RT Desa Kuala Karang, tingginya angka RTLH di karnakan pekerjaan mereka yang hanya menjadi nelayan. “Oleh karena itu penghasilannya menjadi tidak tentu. Jadi mereka juga tidak mampu untuk membangun rumah,”ucapnya.

Lebih lanjut ia juga mengatakan salah satunya paktor berkurangnya penghasilan warga nelayan di karnakan dangkalnya muara sungai kuala karang sehingga para nelayan jika paru sudah masuk kesungai tidak bisa keluar mengakibatkan mereka tidak bisa melaut dan sebaliknya  jika parahu nelayan keluar tidak bisa masuk kesungai sehingga perahu mereka nyandar di tengah laut dengan penuh resiko.  “ jika cuaca kurang baik bisa saja terjadi hal yang patal.”imbuhnya

Dia berharap kepada Bupati terpilih dan Gubernur terpilih dapat mewujudkan ke inginan warga nelayan pesisir.(Tim/amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed