oleh

Diduga Proyek Jalan 5,7 M Di Jadikan Lahan Basah Korupsi, Hasilnya Jadi Ongkos Politik

Sukadana, Media Kalbar

Proyek Peningkatan Jalan Dermaga Kamboja Baru Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat  pagu Rp.5.788.800.000; lelang nomor: 028-UM/POKJA/LP-ULP-61.11/V/2018  tanggal 31 Mei 2018 sarat penuh penyimpangan, carut-marut alokasi dana Aliran (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) APBD-2018 KKU untuk pembangunan infrastruktur jalan Dermaga maupun bangunan fisik lainnya rentan dikorupsi, menjadi objek sorotan Wartawan dan Aktivis untuk pemeriksaan lebih dalam lanjut laporan. Proyek Peningkatan jalan Kamboja Baru di seberang Telok Batang KKU, Awak Media Kalbar turun investigasi kelapangan minggu 23/6/19 benar adanya.

Temuan dugaan carut marut  keadaan proyek Jalan Kamboja Baru dengan pekerjaan ditaksir hanya 65% (Persen), Kuat dugaan fisik Proyek Jalan Peningkatan Kamboja Baru direncanakan serta dilaksanakan untuk sebuah kepentingan oknum-oknum untuk memperkaya diri sendiri beserta rekanan.

Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kayong Utara selaku PA (Pengguna anggaran) TOMMY JUNAIDI,MT saat di konfirmasi Awak MK lewat WA dikatakan, ” Saya Lagi Rapat di kantor Bupati membahas proyek Bandara, hubungi saja atau kontak Mikrad saya masih rapat,”kata Tommy Junaidi.

Awak Media Kalbar konfirmasi lanjut Selasa 25/06/19  dengan Mikrad Abdi, ST sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di ungkapnya, bahwa pemasangan batu kali untuk Dinding penahan tanah (talud) timbunan dirinya tidak bisa jawab, “PPTK saya yang menjawab.” Ketika konfirmasi ke PPTK Galih juga tidak di jawab

“Emang ada beberapa pekerjaan yang kita hilangkan, antara lain pemasangan batu kali, tidak memakai cerucuk, tidak ada pengaspalan (Latasir) dan panjang jalan jadi pendek, di saat awak MK pertanyakan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pemasangan  Box persegi 4 Gorong-gorong sebanyak 6 titik di cetak dengan menggunakan Air asin sehingga Box Gorong-Gorong tersebut tidak maksimal hasilnya? “Kami mengakui dari Disaen dan perencanaan awal sudah salah,”

“ Sebenarnya disini ada pengawasan teknis konsultan, pengawas yang bertanggung jawab, adanya pencairan 100% itu semua permohonan dari pelaksana atas persetujuan konsultan pengawas.”kata Mikrad

Awak Media Kalbar lanjutkan pertanyaan, ”Sedangkan proyek tersebut sekian banyak item Volume pekerjaan yang ada di dalam kontrak dihilangkan, kok bisa dicairkan 100%?. PPK MIKRAD ABDI,ST dan PPTK GALIH saling berpandangan.

 

Awak Media Kalbar kejar Pelaksana pemilik PT.GEMILANG NUSA PERKASA berinisial IG dikatakanya, ”Saya pemilik PT tersebut, namun PT saya di pinjam oleh Alias Syahroni, itu proyek banyak menghilangkan pengadaan barang/Jasa di dalam Dokumen kontrak dan buat saya pusing, intinya PT saya di pinjam,” ungkapnya IG.

 

Awak MK lebih lanjut konfirmasi pada Pelaksana Lapangan, ”Di area proyek saya sebagai pekerja saja, pekerjaan itu sangat susah, tanah penimbunan pertama diambil dari Sukadana sekian ret, namun akhirnya di larang mengambil tanah timbunan jenis tanah kuning. Kemudian tanah timbunan diambil di Simpang 2 Perawas yang ongkosnya bertambah dan dari tongkang 1 jadi 2, pengambilan tanah kami dikawal oleh pihak dari Kapolda dan pekerjaan kami selalu berkordinasi dengan pihak Kejaksaan Ketapang, pusing saya jadinya,” ujarnya Alias Sahroni.

Disampaikan warga di Kamboja Baru bahwa Alias yang menang pemilihan Calon DPRD di Sukadana itu di duga menjual nama proyek, bahwa uang hasil dari proyek  tersebut di manfaatkan untuk kepentingan politik sebagai calon anggota dewan, katanya mau di aspal faktanya kami di bohongi dia,” ungkapnya warga setempat yang tau mau disebutkan namanya.

 

Akibat indikasi korupsi ini Kabupaten yang baru Mekar seumur jagung mengalami kerugian miliaran rupiah. Sehingga pembangunan tidak maksimal sempurna di Sukadana, menyoal kualitas proyek sehingga meminta penegak hukum mengusutnya.

Masyarakat setempat mengaku kecewa dengan realisasi proyek peningkatan jalan yang hanya  separoh dari yang ditentukan di dalam Kontrak,hanya sekian persen yang dikerjakan namun bisa di cairkan Tunai 100%,luar biasa emang gila ini penguasa berbau minyak wangi  berdasi Label cap Tikus duduk di atas kursi beraksi Korupsi.***(Yan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed