by

Chit Ngiat Pan Buat Hormati Arwah Leluhur

Kubu Raya, Media Kalbar

Sebagai penutup dari rangkaian sembahyang kubur, masyarakat Konghucu melaksanakan ritual sembahyang rebut, Kamis(15/8) sekitar pukul 15.00 sore.Di Sungai Kakap,sembahyang rebut dipusatkan di Halaman tempat ibadah Tridharma Hiang Thian Siang Tie Sungai Kakap.Ratusan masyarakat hadir untuk berpartisipasi dalam ritual masyarakat tionghoa itu.

Panitia sembahyang rebut Kelenteng Tri Dharma Bhakti Sungai Kakap, Robby antonius.t selaku sekretaris.Kelentang Tri dharma Hiang Thian Siang Tie menjelaskan ritual tersebut dilaksanakan pada hari ke-15 bulan tujuh penanggalan Imlek.Hari ke-15 itu sendiri merupakan penutup dari ritual sembahyang kubur yang telah dilaksanakan sejak dua pekan terakhir.

“Tujuan dilaksanakannya sembahyang rebut ini untuk menghormati arwah leluhur.Kita berikan sesajian atau makanan ini untuk para arwah yang gentayangan agar tidak menggangu manusia di muka bumi,”terang dia.

Robby juga menjelaskan,setiap sesajian berisikan aneka jenis makanan.Seperti nasi,sayur mayur,lauk pauk hingga beras buah-buahan.Sesajian itu sendiri merupakan sumbangan dari masyarakat dengan jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan piring sesajian.”Jenis sesajiannya sama dengan aneka makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Inti dari ritual sembahyang rebut ini selain untuk menghormati leluhur,keselamatan manusia hingga melestarian ritual adat turun temurun masyarakat Konghucu,” tuturnya.

Lebih jauh,dirinya mengatakan,ritual sembahyang rebut terbuka untuk umum. Artinya siapa saja boleh berpartisipasi dalam ritual tersebut.Tidak hanya masyarakat Konghucu saja,warga lainnya pun dipersilahkan untuk ikut serta memeriahkan ritual sembahyang rebut.ini

“Siapapun boleh mengikuti ritual sembahyang rebut ini.Tidak hanya masyarakat Tionghoa saja,melainkan seluruh warga boleh berpartisipasi. Sembahyang rebut ini juga dilaksanakan serentak diseluruh wilayah,”ujarnya.

Karenanya,dia berharap peserta sembahyang rebut dapat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ritual berlangsung. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.”Harapnya

“Kami imbau masyarakat yang mengikuti sembahyang rebut agar tertib dan saling menjaga keamanan.Melalui momentum ritual sembahyang rebut ini, mari kita tingkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan antar seluruh pemuluk agama dan etnis di Kabupaten Kubu Raya umumnya dan Kecamatan Sungai Kakap khususnya,”harapnya

Sementara di temapat yang sama Tony dan Herman yukandi selaku Panitia Pembangunan Kelenteng Saat ini kami sedang melaksanakan Pembangunan klenteng kecil dan aulah sedangkan klenteng kecil untuk tempat belajar agama proses pembangunannya sudah hampir mencapai 80%,”Terangnya

“Diakatakannya untuk tahap pertama kedepan mungkin ada lagi selanjutannya perbaiki bagian-bagian bangunan Klenteng yang lama lanjutan jembatan taman sedangkan secara keseluhannya untuk pembangunan ini biayanya sudah mencapai satu miliar enam ratus juta dan ini sudah bejalan 80%.”Katanya.

“Sedangka untuk biaya pembangunannya kebanyakan dari donatur lokal maupun dari luar kota sementara donatur besarnya dari Jakarta.harapan kami kalau bisa dari pihak pemerintah juga ikut turuntangan membantu dalam pembangunan Vihara kita ini,”Harapnya.

Karna kalau bangunan ini sudah rampung 100% tentunya umat bisa lebih enak untuk beribadah di sini.sementara bangunan ini selain utuk agama non muslim kami juga melaksanakan sebagian pembangunan untuk leluhur umat Muslim (Agama Islam)yang namanya datok Bengkayan abdul said dia berasal keturunan orang Bugis memang sudah lama disini yang usianya sudah mencapai dua ratus lima puluh tahun dan kemaren mediasi dari tatung kita sama datok Bengkayan abdul said makanya tempat dia kita bangin baru untuk beliau.”Fungkasnya

Pada waktu yang sama Knit Reskrim Polsek Sungai Kakap Iptu Syaifudin Mengatakan Kami dari Polsek sungai kakap dan TNI Menurunkan beberapa porsonil untuk melakukan pengamana dan alhamdulilla disi masyarakatnya juga sudah mengerti teleransi kehidupan beraga juga kuat jadi sangat minim sekali terjadi hal-hal yang tidak di inginkan jadi sehingga lancar semua acara yang di laksanakan hari ini.”Katanya.(Tim/Dedi)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed