by

KPK Gadungan Mulai Bergentayangan Di Melawi, Waspada Sasaran Para Pejabat Dan Kontraktor

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah

Melawi, Mediakalbarnews.com – Penipu yang mengatasnamakan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat beraksi di mana saja, dari Sabang sampai Merauke. “Petugas gadungan itu pun melakukan aksinya melalui beragam cara dengan mengancam langsung dengan seragam mirip KPK sampai ancaman melalui telepon atau diduga mendatangi secara langsung sasarannya yaitu pejabat dan para kontraktor di Melawi.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, melalui telepon, oleh wartawan Mediakalbarnews.com. Senin sore (19/08)

Febri Diansyah, mengatakan ada 11 kasus KPK gadungan yang diproses oleh Polri. Dari 11 kasus tersebut, sebanyak 24 orang itu ditangkap selama tahun 2018.

“Secara umum pelaku mengaku sebagai anggota KPK atau bisa mengurus kasus yang sedang berjalan di KPK dengan meminta imbalan sejumlah uang. Beberapa di antaranya merupakan anggota LSM dengan nama mirip KPK atau Tipikor. Salah satu pelaku ada yang mendatangi pejabat dan kontraktor di Melawi dengah modus untuk meminta uang,” katanya

Febri menjelaskan, modus penipuan yang digunakan yakni seolah-olah ada transaksi perbankan dan pencucian uang. Pelaku kemudian menanyakan identitas korban secara lengkap, nama, alamat, dan nomor KTP.”KPK gadungan tersebut lalu menyampaikan bahwa ada uang masuk ke rekening korban yang diduga terkait dengan pencucian uang. KPK gadungan menawarkan bantuan untuk melaporkan ke Polda. Febri menegaskan tidak benar pegawai KPK tidak akan menelepon orang yang diduga berkasus.

KPK meminta seluruh pihak untuk mewaspadai jika mendapati permintaan biaya tertentu oleh pihak yang menyalahgunakan nama instansi KPK.

Dan Febri juga mengimbau seluruh pihak segera melapor ke polisi apabila mengalami pemerasan atau penipuan.

Febri kembali menegaskan semua pihak agar tidak menyalahgunakan nama instansi penegak hukum termasuk KPK untuk melakukan penipuan. Dia mengimbau apabila ada pengaduan untuk menghubungi nomor telepon resmi yakni 021-2557 8300 dan 021-2557 8389.

Pengaduan dapat pula melalui pesan pendek 08558575 575, 0811959575 atau faksimili 021-52892456 serta surat elektronik pengaduan@kpk.go.id. Adapun situs resmi layanan pengaduan KPK adalah https://www.kpk.go.id/id/layanan-publik/pengaduan-masyarakat/mengenal pengaduan-masyarakat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima banyak pengaduan masyarakat mengenai tindak penipuan yang mengatasnamakan KPK (KPK gadungan atau KPK palsu). Untuk itu, melalui pengumuman ini kami menginformasikan kepada masyarakat untuk mewaspadai beberapa hal berikut ini : Nomor yang hampir sama dengan nomor KPK yang digunakan menipu korban:
021 2557 8300
+02 021 2557 8300
+02125578300
+622125578300
+2125578300
+012125578300

KPK mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati apabila ada oknum yang mengaku KPK melakukan pemerasan atau pemaksaan

KPK tidak pernah meminta dana kepada masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan serta menawarkan memberikan bantuan terkait dana yang masuk di rekening masyarakat.

Tindakan KPK Gadungan/KPK palsu ini telah meresahkan masyarakat dan jika menemukan kejadian seperti ini, termasuk perbuatan yang sifatnya mengancam atau melakukan pemerasan, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat hukum setempat.

KPK mengimbau masyarakat untuk menghubungi Call Center KPK 198 atau telepon Pengaduan Masyarakat 021-25578389 jika ada pihak yang mengaku dari KPK yang meresahkan masyarakat,”pungkasnya ( Mnl/Bgs )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed