oleh

Terhadap ASN Yang Ikut Proses Pencalonan, Bawaslu Laksanakan Pencegahan Dan Akan Sampaikan Ke KASN

Pontianak, Media Kalbar

“Terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), yang melakukan kegiatan pencalonan, meskipun belum di tetapkan sebagai Calon, Kami sudah MoU dengan Komisi ASN dan juga amanah undang-undang untuk melakukan upaya-upaya pencegahan, ini terkait dengan netralitas ASN atau pihak-pihak yang di larang Undang-undang yaitu ASN, TNI dan Polri, maka kami melakukan pencegahan.”

Hal ini di terangkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalbar Ruhermansyah, SH kepada media di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi pelaksanaan penanganan dan penindakan pelanggaran persiapan Pilkada tahun 2020 di Hotel Mercure Pontianak, Kamis (6/2) terkait adanya beberapa ASN atau PNS yang mencalonkan dan mendaftar di Parpol untuk menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020.

Pijakan hukum Bawaslu  untuk melakukan pencegahan adalah Undang-undang nomer 10/2016, undang-undang nomer 7/2017, Surat Edaran Kementerian PAN RB, Mendagri dan MoU Bawaslu dengan Komisi ASN.

Ruhermansyah mengatakan lebih lanjut bahwa Bawaslu sudah menangani terkait ASN yang daftar ke Partai Politik untuk menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati seperti di Sambas, Bengkayang, dan Sintang. “Ini kami melakukan klarifikasi, kajian dan kita sampaikan ke Komisi ASN, karena kami berpendapat bahwa kami berdasarkan hukum juga untuk melakukan proses terhadap ASN yang melakukan proses pencalonan ini.” Jelas Heru.

Heru juga mengakui bahwa pemutusnya ada di Komisi ASN terhadap ASN tersebut.

Sesuai aturan bahwa ASN ataupun PNS yang mendaftar sebagai Calon harus berhenti dari ASN ketika daftar sebagai Calon Bupati atau Wakil Bupati, begitu Juga anggota DPRD juga harus mundur.

Rakor yang di laksanakannya merupakan Rakor untuk menselaraskan pelaksanaan penanganan dan penindakan pelanggaran dalam persiapan Pilkada tahun 2020. Di ikuti oleh Bawasalu Provinsi, Kabupaten dan Kota se Kalbar. (Amad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed