oleh

Rapat Pemantapan Penggelaran Adat Dan Budaya Multi Etnis Di Kubu Raya

Kubu Raya, Media Kalbar

Masyarakat Kabupaten Kubu Raya yang tergabung dalam Panitia Adat Daerah Indonesia (PADI) berencana menggelar Pagelaran Budaya Multi Etnis yang akan  di gelar 5-15 Maret 2020 dalam rangka Peringatan Hari Adat Nusantara di Halaman TPU Yayasan Bhakti Suci, Sui Raya Kubu Raya, Sabtu (22/2).

Rapat Pertemuan ini menghadirkan Perwakilan Etnis yang ada di Kubu Raya dan sejaligus mempersiapkan Ruondow menuju Finising.

Hadir dalam pertemuan ini Tokoh Masyarakat, Pangeran Mangkubumi Kerajaan Kubu Syarif Ibrahim Al-Idrus, Pangeran Keraton Kadaria Pontianak Syarif Usmulyani Al Kadrie, Ketua Komunikasi Kemitraan Teritorial (KKT) Kalbar Tengku Apreandy, Ketua DAD Kecamatan Sungai Raya, Paulus, Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB), Ketua Lembut Lim Tau Hong dan beberapa Penggiat Adat Budaya di Kabupaten Kubu Raya.

Semoga event acara penggabungan budaya berbagai Etnis yang bakal di gelar di Kabupaten Kubu Raya bisa berjalan dengan baik.

Ketua Panitia Andi Yuyus menyampaikan terima kasih atas kehadirannya para undangan semoga acara hari ini dapat berjalan sesuai yang ditencanakan.

Pangeran Mangkubumi Kerajaan Kubu Syarif Ibrahim Al Idrus. SE, MM, mengajal mari kita hidupkan adat budaya khusus Kabupaten kubu Raya. ” Sangat berharap agar mendapat dukungan semua pihak, terutama Pemkab KKR memberikan dukungan,” harap Syarif Ibrahim Al Idrus. SE, MM.

Menurut Pangeran bahwa budaya merupakan corak adat istiadat yang perlu kita lestarikan. Tercermin adat yang santun dapat membudaya dikehidupan masyarakat. “Mari kita mulai dari sekarang, kebinnekaan yang utuh dalam keberagam untuk kebersamaan,” ucapnya.

Ketua Umum KKT Tengku Apreandy sangat mendukung kegiatan tersebut sesuai rencana.

Hal itupun mendapat support dari Koordinator Forum Budaya Merah Putih Kubu Raya, Edi Suhairul yang tampak juga menghadiri pertemuan ini.

“Kami Para Pengurus Adat Budaya serta Penggiat Seni Budaya Se-Kubu Raya akan mensuport kegiatan ini, karena merawat serta melestarikan Budaya adalah kewajiban kita semua jangan sampai anak cucu kita kelak tidak tahu dengan Adat serta Budayanya sendiri,” ungkap Edi.

Edi mengatakan Kegiatan Gelar Budaya mesti dikomunikasikan dengan semua pihak terutama Ketua-ketua Organisasi Adat serta Penggiat Seni Budaya yang ada di Kabupaten Kubu Raya.

“Kita berharap kegiatan Peringatan Hari Aadt Nusantara nanti bisa mebangkitkan lagi semangat merawat serta melestarikan Adat Budaya kita, karena melalui adat budaya inilah kita disatukan di Nusantara ini dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkap Edi.

Dengan adanya kegiatan ini nanti, Edi Suhairul yang lebih akrab dipanggil Edi Jenggot ini berharap Komunikasi serta keakraban Budaya terjalin sehingga mempererat perbedaan dan disatukan melalui Budaya Nusantara. (Lay).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed