oleh

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Melawi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Mesjid Agung

Pontianak, Media Kalbar

ABT Mantan Ketua DPRD Kabupaten Melawi menjadi tersangka bersama tersangka lainya yaitu KSM dan PKN dugaan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan pepembangunan Mesjid Agung Melawi di Kecamatan Nanga Pinoh dengan sumber dana hibah APBD Kabupaten Melawi tahun 2012 -2015 dan 2017.

Hal ini di ungkapankan oleh Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go  Dan Dirditreskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol Juda Nusa Putra, SIK  saat konferensi pers di lantai Dasar Gedung Dirreskrimsus Polda Kalbar, Selasa (10/3).

Dijelaskan total Dana hibah sebesar RP. 16.000.000.000 (enam belas miliar) dengan total kerugian negara hasil LHP BPK sebesar Rp. 11.133.555.709,38.

“Janggal karena dana hibah diberikan pemda tidak kerekening yayasan akan tetapi kerekening pribadi Ketua Panitia Pembangunan yaitu ABT, kemudian ada di bagi-bagi dan di pinjam-pinjamkan ke pada orang, terutama pada tahun pertama. Dan bangunan yang ada sekarang maal kontruksi.” Kata Donny

Berikut Tersangka kasus ini. 1. ABT, SE. M. Sos ketua panitia pembangunan mesjid Agung Melawi pada saat itu menjabat Ketua DPRD Kabupaten Melawi 2019/2014 dan 2014/2019. 2. KSM, SE, MM Kepala BPKAD Kabupaten Melawi tahun 2012 dan 3. PKN, S.Sos Ketua Yayasan Muslim Melawi.

“Dana disita  208 juta Rupiah, dan tersangka ABT penahanan ditangguhkan karena sakit dan 2 tersangka lainnya juga tidak dilakukan penahanan.” Jelas Juda dan Donny.

Para tersangka di jerat Undang-undang Nomer 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi  jo pasal 55 KUHP dengan ancaman minimal 4 tahun penjara maksimal seumur hidup. (Amad)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed