oleh

Hamil 5 Bulan, Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Orang Yang Diduga Bukan Pelaku, Warga Teluk Pakedai Minta Ungkap Kasus Ini

Kubu Raya, Media Kalbar

Di tengah wabah Pademi covid-19 warga di salah satu Desa yang ada di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya dihebohkan beredarnya kabar adanya dugaan Siswi SD Kelas V Usia 13 Tahun Sebut saja bunga hamil lima bulan, Sedangkan pelakunya masih misterius.

Untuk mencari kebenaran Informasi kabar yang beredar yang di himpun Wartawan media Kalbar mencoba untuk mencarai keberadaan orangtua korban dan menghubungi yang ada di salah satu Desa yang ada di kecamatan Teluk pakedai.

Usaha yang di lakukan wartawan media kalbar tidak sia-sia, setibanya di Kecamatan Teluk pakedai, wartawan media ini sedang ber istirahat sejenak di salah satu warung tak lama kemudian ditangi seorang Laki laki berinisial Y, yang mengaku sebagai orantua bunga.

Dia menceritakan kejadian tersebut di ketahui bahwa putrinya hamil baru satu bulan sedang kan pelakunya menurut dia belum di ketahui.

Sementara Kepala Sekolah SDN yang ada di Kecamatan Teluk Pakedai Yang berinisial AM, saat di temui Wartawan media ini di lokasi yang sama dia membenarkan adanya kejadian tersebut.

menurutnya dia telah menugaskan dua orang Tenaga Guru Pengajar dari Sekolahnya untuk mendatangi kedua orang tua korban untuk mencari kebenaran isu yang beredar, sontak saja Kepsek tersebut merasa Terpukul mendengar kabar bahwa seorang siswinya di kabar kan telah hamil Lima bulan.

Atas kejadian yang menimpa salah satu siswinya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD tersebut, “melalui media kalbar dia berharap pihak yang berwajib dapat segera mengungkap siapa pelakunya sehingga kejadian serupa tiad akan terulang lagi.”Ucapnya.

Minggu Kepala Desa Teluk Pakedai Ulu saat di temui wartawan media ini di Kantornya Pada hari Senin(4/5) siang,  dia membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Setelah dirinya mendapat kabar bahwa ada salah satu anak di bawah umur warganya Rt.4 Rw.5 Dusun Seniman yang di kabarkan sudah hamil Lima bulan dan masih bersetatus pelajar SD.

Dijelaskannya Bahwa sikorban Bunga tinggal serumah dengan oratua ibu kandung dan Bapak tirinya, yang berinisial Yan, sedang kondisi orangtua korban tersebut memang di tergolong keluarga yang kurang mampu yang tidak mempunyai pekerjaan yang tetap

Dia juga menceritakan bahwa anak tersebut kesehariannya yang dia ketahui Cukup ceria dan sering bermain dengan seusianya, dengan adanya Informasi bahwa anak tersebut akan di nikahkan secara siri oleh salah seorang tokoh yang berinisial MT, Kepala desa Teluk pakedai Ulu Minggu sempat mendatangi MT, untuk tidak menikah kan anak tersebut. “namun sayang saya terlabat keduluan sudah di nikahkan siri oleh kedua orang tua Korban dengan laki-laki yang di duga bukan pelaku yang sebenarnya, yang menikahi korban adalah orang luar dan saat ini anak tersebut sudah tidak terlihat lagi.” Tuturnya

Masalah ini angkat lah masalah ini kedepannya jika tidak kita bantu ujung ujungnya di samping kita juga ingin mencari kebenarannya jangan masalah ini di diam diamkan saja siapa pelakunya masyarakat inginnya seperti itu.

Dikatakannya di karenakan terkait masalah tersebut banyak yang di langgar anak di bawah umur dia melakukan tindakan tidak wajar anak di bawah umur. “Jadi kita selaku pemerintahan Desa ini terlambatlah tau nye masalah ini, kita pun mau bagai mana lagi kasus ini sudah terangkat. harapan kita yang mau kita urus itu anak ini lah kedepannya.”Ucapnya.

“Anak yang belun saat nya melahirkan dan dia berharap kepada penegak hukum untuk dapat mencari pelakunya dan mengungkap siapa pelakunya dan mudah mudahan pihat terkait dapat mengungkap kasus ini dan cepat berhasil dan cepat pula mendapat informasi yang sebenarnya siapa pelakunya biar masyarakat tidak merasa resah atas kejadian ini dan itulah harap di pemerintahan Desa.”Pungkasnya.(dd/is)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed