oleh

Ibrahim MYH: Pancasila Sudah Final, Yang Bakar Bendera Partai Akan Digilas Hukum Dan Bakar Bendera PKI adalah Kebodohan

Pontianak, Media Kalbar

Hiruk pikuk kegaduhan tentang adanya RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang menghawatirkan jika terjadinya perubahan Pancasila.

Juga di soroti Pengamat Politik di Kalbar, Salah satunya adalah Ibrahim MYH, menurut nya Kritikan keras dari berbagai elemen bangsa hingga terjadinya aksi demo hampir diseluruh tanah air dari warga negara yang tetap mempertahankan tegak Pancasila demi keutuhan NKRI adalah hal yang pantas di Apresiasi demi Kecintaan kepada Dasar Negara Indonesia Pancasila.

“Namun sangat disayangkan beberapa aksi demo ada yang sempat membakar bendera PDI Perjuangan yang semestinya tidak boleh terjadi karena membakar bendera partai adalah termasuk perbuatan melawan hukum.” Kata Ibrahim MYH kepada media kalbar di kediamannya, Sabtu (27/6).

Menurut Ibrahim, Membakar bendera partai pastinya akan digilas hukum dan membakar bendera PKI adalah kebodohan. “Kenapa..??? Karena PKI sudah lenyap atau sudah tidak ada dari permukaan bumi NKRI berdasarkan Tap MPRS Nomor XXV tahun 1966. Di pertanyakan juga dari mana dapat bendera PKI.” Ujarnya.

Memang benar lanjut Ibrahim bahaya laten Komunis perlu dan harus di waspadai agar tidak hidup lagi di bumi nusantara ini.

“Pancasila tidak perlu dikhawatirkan karena Bapak Jokowi Presiden Republik Indonesia secara tegas mengatakan bahwa Pancasila sudah pinal dan tidak bisa dirubah. Begitu juga Seiring himbauan Ibu Megawati Ketua Umum DPP PDI Perjuangan juga secara tegas menyatakan, siapapun tidak boleh melawan dan merubah Pancasila.”jelas Ibrahim MYH yang Juga aktivis NGO yang getol terhadap masalah korupsi dan pencemaran lingkungan ini.

Adapun Rancangan UU HIP baru sebatas Rancangan dalam artian belum diundangkan.

“Maka masyarakat tinggal menunggu hasil Keputusan DPR RI apakah UU HIP sidetujui DPR RI atau tidak.”pungkas Ibrahim. (Amad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed