oleh

Bimtek Desa Wisata, Sungai Kupah Menjadi Desa Wisata Hasil Kolaborasi Kemenparekraf Dan Polnep

Pontianak, Media Kalbar

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desa Wisata yang merupakan kerja sama Dengan Kementerian Desa PDT dan Perguruan Tinggi.

“Wisata Desa dibangun atas kerjasama ini, nah perguruan tinggi sebagai pembina melalui program pengabdian masyarakat.” Kata Rinto Taufik Simbolon dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI kepada media kalbar di sela-sela kegiatan Bimtek Desa Wisata di Hotel Mercure Pontianak, Senin (12/10).

Di jelaskan untuk Di Pontianak berkerja sama dengan Politeknik Pontianak, sementara desa adalah Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. “untuk menjadi desa wisata terutama adalah komitmen dari pemerintah desa untuk melakukan pembangunan desa sektor wisata menjadi yang prioritas, ini juga untuk pengembangan usaha Umkm pada desa tersebut sehingga perpindahan masyarakat Desa ke Kota bisa diminimalisir. Desa wisata ini memberdayakan masyarakat di Desa itu, sehingga program ini dari dan untuk masyarakat desa, maka diperlukan Komitmen Pemerintah Desa untuk bisa membangun Desa Wisata.” Jelas Rinto.

Menurut Rinto Di Indonesia sudah ada 200 an Desa Wisata, Sementara untuk Kalbar sejauh ini baru 2 yaitu Desa Temajuk Kabupaten Sambas dan Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya.

Dijelaskan yang diperlukan untuk menjadi desa wisata adalah adanya Kelompok Sadar Wisata pada Desa tersebut kemudian pembangunan wisata terdepan dalam pembangunan dan adanya pengembangan ekonomi kreatif.

Ulqadrie Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Pontianak ditempat yang sama menyampaikan bahwa Desa Sungai Kupah Menjadi sasaran binaan Politeknik Pontianak untuk menjadi desa wisata karena desa tersebut sudah ada potensi wisata yaitu Mangrove, sebelumnya desa nibung, karena terlalu jauh kita alihkan ke Desa Sungai Kupah.

Menurutnya pada desa ini Perguruan Tinggi mempunyai program tridharma pengabdian kepada masyarakat, “maka kita lakukan pembinaan desa pendampingan untuk menjadi desa wisata di Desa Sungai Kupah. Ini program kolaborasi antara Kemenparekraf, Kemendes PDTT, dan Perguruan Tinggi.” Katanya.

Ulqadrie menjelaskan bahwa Politeknik Pontianak sebagai pembina dan pendamping berusaha memberdayakan masyarakat dan lembaga yang ada di desa Sungai Kupah. Sebelumnya pihaknya sebagai pendamping di TOT oleh Kemenparekraf sehingga benar-benar di bekali bagaimana membangun Desa Wisata. “Yang terpenting adalah komitmen pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata benar ada dan fokus pada pengembangan wisata.” Pungkasnya. (Amad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed