oleh

Karolin Resmikan Masjid Nur Aman Polres Landak

Landak, Media Kalbar

Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meresmikan rampungnya proses pembangunan Masjid Nur Aman yang terletak di Kepolisian Resor Landak, Jumat (15/1/21).

Dalam kegiatan yang meresmikan 4 bangunan sekaligus ini turut hadir Kapolda Kalimantan Barat Irjen Remigius Sigit Tri Hardjanto serta dihadiri oleh Forkopimda, Sekda Landak, tokoh agama juga anggota DPR RI Cornelis.

Dalam sambutannya Kapolda Kalbar mengatakan bahwa pembangunan masjid yang diresmikan hari ini merupakan pertama di Kalimantan Barat bangunan masjid berdampingan dengan Gereja yakni Gereja Katolik Santo Ignatius dari Loyola Polres Landak.

“Ini merupakan yang pertama diwilayah Kalbar ada masjid bersebelahan dengan gereja dan kita berharap hal ini memberikan dampak yang baik bagi daerah lainnya,” kata Kapolda Kalbar dalam pidatonya.

Sementara itu, Bupati Landak saat menyampaikan pidatonya berharap pembangunan masjid ini semakin meningkatkan keimanan bagi umat beragama diwilayah tersebut.

“Pembangunan masjid ini bersumber dari dana pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Landak yang dianggarkan tahun 2020 sebesar 600 juta. Dengan demikian kita berharap adanya bangunan ini mampu mempererat persaudaraan bagi umat beragama,” ujar Bupati Landak.

Selain meresmikan bangunan masjid, Bupati Landak dan Kapolda Kalbar juga meresmikan 3 bangunan lainnya yakni gedung satuan resor narkoba, klinik pratama serta mess polres landak. Lebih lanjut Bupati Karolin berharap dengan adanya bangunan khusus bagi satuan resor narkoba dapat meningkatkan kenyamanan kerja serta kinerja para petugas.

“Diharapkan akan semakin meningkatkan kenyamanan kerja kawan-kawan dari satuan resor narkoba juga meningkatkan kinerja dalam penyelidikan kasus yang ada di Kabupaten Landak,” ucap Karolin.

Karolin juga menambahkan pembangunan tiga gedung ini bukanlah bangunan prasarana biasa, melainkan untuk memberikan kenyamanan, kontrol kesehatan dan pembentukan iman.

“Pembangunan 4 gedung ini bukanlah pembangunan prasarana biasa, melainkan sebuah proses kenyamanan kerja, pelayanan kesehatan dan pembentukan iman kepada Tuhan dan yang tidak kalah pentingnya yakni untuk membangun semangat kebersamaan, partisipasi dan tanggungjawab bersama,” tambah Karolin.(mc/amad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed