SAMBAS, MEDIA KALBAR – Pemerintah Kabupaten Sambas mengajukan kuota BBM bersubsidi tahun 2026 dengan pendekatan berbasis sektor riil. Usulan yang disampaikan melalui Diskumindag tersebut menitikberatkan kebutuhan energi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat kecamatan.
Dalam dokumen resmi pengajuan, Kabupaten Sambas mengusulkan 71.277,28 KL Solar dan 96.819,36 KL Pertalite untuk dialokasikan sepanjang tahun 2026. Usulan ini disusun berdasarkan rekapitulasi kebutuhan BBM di seluruh kecamatan.
Rincian data menunjukkan bahwa sektor usaha perikanan menjadi penyerap Solar terbesar dengan total lebih dari 31 ribu KL, disusul sektor pertanian dan pelayanan umum. Kecamatan dengan aktivitas ekonomi tinggi seperti Pemangkat, Selakau, Paloh, dan Jawai tercatat memiliki kebutuhan Solar signifikan.
Sementara itu, Pertalite diusulkan sebagai BBM utama untuk menopang mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi non-industri di Kabupaten Sambas.(Rai)











Comment