Pekanbaru, Media Kalbar — PTPN IV Regional III, salah satu entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), mencatat penyerapan tenaga kerja lokal yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Sejak 2023 hingga 2025, perusahaan telah merekrut sebanyak 2.548 tenaga kerja asal Provinsi Riau, atau sekitar 88,5 persen dari total 2.877 karyawan baru yang bergabung di periode tersebut.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia dan Sistem Manajemen PTPN IV Regional III, Jarwa Rahmanta, mengatakan bahwa tingginya proporsi tenaga kerja lokal mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Rekrutmen dilakukan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi. Namun, kami juga memberi perhatian besar terhadap potensi lokal. Generasi muda Riau memiliki semangat dan kapasitas yang sejalan dengan nilai-nilai transformasi yang sedang dijalankan,” kata Jarwa di Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).
Berdasarkan data perusahaan, penyerapan tenaga kerja lokal tersebut dilakukan secara bertahap, dengan rincian 810 orang pada 2023, 754 orang pada 2024, dan 984 orang sepanjang 2025. Para karyawan baru tersebut mengisi berbagai posisi, mulai dari tenaga operasional kebun dan pabrik hingga staf teknis serta administrasi.
Transformasi dan Penguatan SDM
Rekrutmen tenaga kerja lokal menjadi bagian dari proses transformasi PTPN IV Regional III pasca pembentukan Subholding PTPN IV PalmCo pada akhir 2023. Transformasi ini tidak hanya berorientasi pada efisiensi organisasi, tetapi juga penguatan sumber daya manusia serta kontribusi perusahaan terhadap program strategis nasional.
Menurut Jarwa, transformasi tersebut berjalan beriringan dengan agenda digitalisasi yang telah dimulai sejak 2019. Penerapan sistem digital dinilai mampu mempercepat proses bisnis, meningkatkan transparansi, dan memperkuat tata kelola perusahaan.
“Digitalisasi menjadi fondasi untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Di saat yang sama, kami memastikan transformasi ini tetap menumbuhkan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Saat ini, PTPN IV Regional III mempekerjakan ribuan karyawan yang sebagian besar berasal dari Riau. Sejumlah tenaga kerja lokal juga telah menempati posisi strategis, mulai dari manajer kebun hingga kepala bagian dan pimpinan wilayah.
Kontribusi bagi Pembangunan Daerah
Entitas yang sebelumnya dikenal sebagai PTPN V ini mengelola lebih dari 76.000 hektare kebun kelapa sawit dan karet, serta bermitra dengan ribuan petani plasma yang mengelola sekitar 56.000 hektare lahan produktif. Kemitraan tersebut menjadi salah satu penopang utama ekonomi perkebunan rakyat di Provinsi Riau.
Jarwa menegaskan bahwa transformasi perusahaan tidak mengubah komitmen terhadap daerah. “Tidak ada sentralisasi atau pengurangan peran lokal seperti yang dikhawatirkan sebagian pihak. Sebagai entitas negara, kami tetap berpegang pada tujuan pembentukannya: tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujarnya.
Selain membuka lapangan kerja, PTPN IV Regional III turut memperkuat peran sektor kelapa sawit dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan energi, pemberdayaan petani, serta pengurangan emisi karbon. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengelolaan limbah pabrik yang lebih ramah lingkungan serta pemanfaatan pembangkit biogas di sejumlah unit operasional.
Penyerapan tenaga kerja lokal yang tinggi ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN perkebunan di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) tidak hanya berdampak pada penguatan kinerja bisnis, tetapi juga menjadi pendorong pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi daerah. (Mbis/MK)











Comment