Sambas, Media Kalbar – Pagi yang cerah di Kabupaten Sambas, Selasa 1 Juli 2025, menjadi saksi pengabdian nyata jajaran Kepolisian Republik Indonesia dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Bertempat di Lapangan Kantor Bupati Sambas, upacara berlangsung khidmat, dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar, hingga jajaran TNI-Polri.
Di bawah langit biru dan iringan lagu kebangsaan, para Bhayangkara berdiri tegak, memperlihatkan kesungguhan dalam menjaga marwah institusi dan kedekatan dengan rakyat. Semangat “Presisi” bukan sekadar jargon, tapi menjadi denyut nadi yang terasa dalam setiap langkah pengabdian mereka.
Usai upacara, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., bersama rombongan melanjutkan kegiatan sosial ke Kampong Lorong, Si Apat. Di sana, dua program kemanusiaan dilaksanakan: Peresmian Sumur Bor dan Penyerahan Kunci Bedah Rumah kepada warga yang membutuhkan.

Warga menyambut penuh haru. Tak sekadar simbolik, namun benar-benar menyentuh sisi kemanusiaan. Sumur bor di tengah pemukiman menjadi harapan baru atas kebutuhan air bersih. Sementara rumah layak huni yang diserahkan menandai awal kehidupan baru bagi keluarga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan.
“Pengabdian ini bukan sekadar peringatan institusi, melainkan panggilan moral bagi kita semua. Apakah kita benar-benar telah hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat? Polri tidak butuh popularitas, tapi kepercayaan, dan kepercayaan hanya lahir dari kesetiaan pada nilai luhur,” tegas Kapolres Sambas dalam amanatnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri secara nasional meningkat menjadi 72% per Mei 2025. Ini bukan hanya angka, tapi bahan bakar untuk terus tumbuh dan memperbaiki diri.
Kapolres juga mengingatkan bahwa tugas Polri hari ini bukan semata menjaga Kamtibmas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendengar, menjawab, dan menjadi solusi atas kegelisahan rakyat. Termasuk mendorong kolaborasi lintas sektor, memperkuat ketahanan pangan, mendorong pelayanan publik berbasis digital, hingga memberantas kejahatan transnasional, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Polri, istri, suami, anak, dan orang tua anggota, yang telah menjadi pondasi moral dalam setiap langkah pengabdian.
Upacara dan rangkaian kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan pesan yang kuat: Polri hadir bukan hanya di tengah kota, tapi juga di lorong-lorong sunyi. Bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Polri Tetap Jaya. Rakyat Semakin Percaya.(Rai)











Comment