Pontianak, Media Kalbar
Pada hari ini tanggal 3 Februari 2026 Sumanto bersama beberapa pihak keluarganya pemilik lahan melakukan pemagaran jalan utama perusahaan PT GAM untuk mengangkut sawit di daerah Dusun Perompong, Desa Tebedak, Kec. Ngabang, Kab. Landak kini sedang mencekam.
Ibrahim Myh, Investigator NCW Kalimantan beberapa minggu lalu sudah memberikan peringatan untuk kedua belah pihak di Kantor Estate PT GAM di Desa Tebedak Ngabang, agar pihak PT GAM dengan Sumanto segera kembali akur seperti sedia kala dengan cara kemitraan yang lazim dilakukan oleh pihak Perusahaan Sawit PT GAM dengan masyarakat setempat khususnya terhadap Sumanto yang sejak lama bermitra dengan baik.
“Sumanto memang sejak lama selaku kontraktor proyek proyek di PT GAM merupakan kontraktor dan semua pekerjaannya terlaksana dengan baik,” kata Ibrahim Myh.
Selama ini Sumanto tak hanya pemodal kuat, tapi dukungan dari para pengusaha di Ngabang, Sumanto sangat dipercaya di berikan modal tanpa memberatkan pihak PT GAM dan hasil proyek tinggal terima jadi.
Kekecewaan Sumanto terhadap Perusahaan PT GAM semakin mengatur jarak, sehingga Sumanto beserta keluarganya melakukan pemagaran jalan utama Perusahaan Sawit PT GAM yang melintasi lahan dan tempat tinggalnya di Dusun Perompong.
“Dulu semasa Pak Arif Manejer PT GAM yang lama sangat paham cara bermitra dengan Sumanto dan situasi Perusahaan Sawit PT GAM aman aman saja,” ungkap Ibrahim Myh melalui pernyataannya kepada Media Kalbar/ mediakalbarnews.com , Selasa (3/2).
Disampaikan Ibrahim Myh, Anehnya menurut Sumanto Manejer PT GAM yang baru ini bermitranya dengan perusahaan dari luar yang tak ada lahannya ada apa, kata Sumanto kesal.
“Akibat kedua belah pihak antara PT GAM dan Sumanto sama sama ngotot, sehingga terjadinya pemagaran lahan Sumanto yang bertepatan dengan jalan perusahaan PT GAM,” ujarnya.
Ibrahim Myh yang mantan Anggota DPRD Kabupaten Landak mengingatkan dan memberitahukan kepada pihak Sumanto agar sebelum pemagaran hendaknya memberitahukan kepada pihak PT GAM secara tertulis, dengan maksud minimal PT GAM bisa instrofeksi diri kenapa sampai terjadi pemagaran dan apa sebabnya tentu ada cara kelanjutan musyawarah mupakat lagi baik pihak PT GAM dengan Sumanto agar situasinya tak memanas.
Akan tetapi Pak Use mantan Kades Jelayan sekarang berusaha di lahannya di Perompong saat diminta penjelasan tentang terjadinya pemagaran tersebut, beliau mengatakan, “Tenang..!!!”. Mungkin Pak Use akan mengambil langkah bijak untuk mediasi selanjutnya.
“Semoga bisa agar tak nenimbulkan gejolak dan teratasi oleh Pak Use bersama PT GAM dengan baik,” harap Ibrahim mengakhiri. (Amad)











Comment