Kubu Raya, Media Kalbar
Ketua DPW Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Legatisi), Edyy Ruslan, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Kepala Desa Punggur Kapuas dalam menangani jebolnya pintu air demi menyelamatkan warganya dari ancaman banjir. Hal ini disampaikannya kepada sejumlah awak media pada Jumat (4/4/2025).
Menurut Edyy Ruslan, tindakan Kepala Desa Punggur Kapuas yang berinisiatif meminjam uang secara pribadi untuk menyewa alat berat ekskavator guna memperbaiki pintu air patut dijadikan contoh bagi kepala desa lainnya. “Ini adalah bukti nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap warganya. Dalam kondisi darurat, ia tidak menunggu bantuan datang, tetapi langsung bertindak untuk menghindari dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Di sisi lain, Edyy Ruslan menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang dinilai melemparkan tanggung jawab penanganan pintu air ini kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sementara Pemprov Kalbar justru melemparkan kembali tanggung jawab ke Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. “Saling lempar tanggung jawab seperti ini tidak boleh terus terjadi. Ketika rakyat menghadapi ancaman nyata, pemerintah harus segera bertindak, bukan berdalih dan menunggu birokrasi yang berbelit,” tegasnya.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah agar lebih tanggap dalam mengatasi persoalan infrastruktur yang krusial bagi keselamatan masyarakat. Selain itu, ia juga mengajak kepala desa lainnya untuk meneladani sikap tanggap seperti yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Punggur Kapuas.
Dengan langkah cepat yang diambil, diharapkan masyarakat Punggur Kapuas dapat terhindar dari dampak buruk akibat jebolnya pintu air, serta menjadi perhatian bagi pemerintah agar lebih serius dalam menangani permasalahan infrastruktur di daerah.”(MK/Ismail)
Comment