Pontianak, Media Kalbar
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) Ujian Madrasah (UM) di MAN 2 Pontianak guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan sesuai ketentuan. Rabu, (8/4/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, H. Ruslan, S.Ag., M.A., hadir langsung untuk meninjau pelaksanaan ujian dan disambut oleh Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., serta Pengawas Pembina, Hj. Wafida, M.Pd. Turut mendampingi pula jajaran pimpinan madrasah, di antaranya Wakil Kepala Bidang Kurikulum Drs. H. Muriadi, Wakil Kepala Bidang Humas Bahjatussaniah, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Agus Leonardi Djarkasi, S.Sos.
Dalam arahannya, H. Ruslan, S.Ag., M.A. menegaskan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga sebagai tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran di madrasah. Ia menekankan pentingnya peningkatan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan. Ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd. menyampaikan bahwa pihak madrasah telah mempersiapkan pelaksanaan ujian secara maksimal, mulai dari aspek teknis hingga kesiapan peserta didik. Ia menjelaskan bahwa persiapan teknis meliputi penyediaan sarana prasarana ujian berbasis online, seperti perangkat yang memadai, jaringan internet yang stabil, aplikasi ujian E-MANDA yang telah diuji coba sebelumnya. Selain itu, pengaturan ruang ujian, penjadwalan yang terstruktur, serta penyiapan pengawas ruang juga telah diarahkan, guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan kondusif.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa “Penyusunan soal Ujian Madrasah telah disusun sesuai dengan kisi-kisi UM yang mengacu pada kurikulum yang berlaku. Soal-soal tersebut telah melalui proses validasi dan telaah oleh tim guru mata pelajaran, sehingga memiliki tingkat kesesuaian dengan kompetensi yang harus dicapai siswa. Dengan demikian, diharapkan hasil ujian benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik secara objektif dan terukur” . Ujarnya. (*/Amad)











Comment