Kubu Raya, Media Kalbar
Pemerintah Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya,Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) untuk Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung di aula Kantor Desa Jeruju Besar pada Senin (2/9/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos., yang sekaligus membuka Musrenbangdes. Turut hadir Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga ahli dari Kabupaten Kubu Raya, pendamping desa lokal, Kepala Desa Jeruju Besar beserta perangkat desa dari tingkat RT, RW, hingga dusun, tokoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu kader PKK dan Posyandu, kepala sekolah, kepala puskesmas, serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jeruju Besar beserta jajarannya.
Pada kesempatan tersebut, juga diselenggarakan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba kebersihan tingkat dusun se-Desa Jeruju Besar, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Dalam paparannya, Kepala Desa Jeruju Besar, Nurhalijah, S.E., menyampaikan berbagai usulan dari warga terkait program pembangunan yang akan menjadi prioritas pada tahun 2025. “Musrenbangdes ini adalah wadah bagi kita semua untuk berembuk dan menentukan arah pembangunan desa ke depan. Usulan dari warga sangat kami hargai dan akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPDES,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Jeruju Besar, Suhendar, menambahkan bahwa BPD akan terus mendukung penuh setiap program yang berpihak pada kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos., dalam sambutannya menyatakan apresiasinya atas antusiasme warga Desa Jeruju Besar dalam mengikuti Musrenbangdes. “Ini adalah bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Harapan saya, apa yang dihasilkan dari Musrenbangdes ini dapat diimplementasikan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga,” tegasnya.
Musrenbangdes ini menjadi momentum penting bagi Desa Jeruju Besar dalam merumuskan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki desa.
Kepala Desa Jeruju Besar, Nurhalijah, S.E., Usai mengikuti Musrembangdes kepada awak media dia menegaskan bahwa realisasi dana desa tetap berjalan sesuai dengan hasil musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes). “Segala pembangunan yang ada di desa ini telah dimusyawarahkan dan disahkan bersama masyarakat, dan perencanaan tersebut telah kita susun untuk pembangunan tahun 2025,” tambahnya.
Terkait pembangunan yang akan diajukan melalui Musrenbang Kabupaten dan Kecamatan, Nurhalijah menjelaskan bahwa penyusunan prioritas untuk tahun 2026 saat ini sedang berlangsung, dan fokus utamanya adalah sesuai dengan kebijakan pemerintah yang tengah berjalan, terutama yang berkaitan dengan penurunan angka stunting, peningkatan perekonomian masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.”Terangnya
“Kami kata Nurhalijah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia. Semua organisasi di desa, baik organisasi perempuan, laki-laki, maupun pemuda, kita berikan perhatian dan apresiasi. Ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan di desa menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” tegas Nurhalijah.
Mengenai anggaran, Nurhalijah menyampaikan bahwa desa saat ini menerima Dana Desa dari pemerintah pusat dan Alokasi Dana Desa dari kabupaten. Namun, dari provinsi, hingga saat ini belum ada alokasi anggaran khusus. “Harapannya ke depan, terutama setelah pelantikan Asosiasi Pemerintah Desa se-Kabupaten Kubu Raya, kami bersama kawan-kawan kepala desa akan mengusulkan kepada pemerintah provinsi agar lebih memperhatikan desa, khususnya dalam percepatan pembangunan,” harapnya.
Selain itu, Nurhalijah juga menyinggung mengenai program lomba kebersihan yang diadakan oleh desa dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79. “Pemerintah desa bekerja sama dengan BUMN, yaitu Bank BRI, mengadakan lomba kebersihan di tingkat RT. Bank BRI memberikan total hadiah Rp 5 juta untuk lomba ini. Penilaian dilakukan di tingkat dusun dan hasilnya sangat positif,” pungkasnya.
Di lokasi yang sama Ketua BPD Desa Jeruju Besar, Suhendar, memberikan tanggapan terkait banyaknya usulan warga yang disampaikan melalui Musrenbangdes. Saat dikonfirmasi, beliau menjelaskan bahwa usulan-usulan yang tidak tercantum dalam Musrenbangdes akan dimasukkan ke dalam daftar usulan di tingkat kecamatan.,”Ujarnya.
“Nanti daftar usulan di tingkat kecamatan tersebut bisa diajukan ke kabupaten, provinsi, hingga pusat. Namun, untuk usulan yang belum termasuk dan dianggap sangat penting oleh masyarakat, kami dari BPD akan mengupayakan agar dapat diangkat dan disampaikan pada Musrenbang kecamatan,” jelasnya.
Di jelaskannya Salah satu usulan yang dianggap sangat mendesak adalah terkait pembangunan pintu air. Ketua BPD menyoroti bahwa pintu air tersebut sudah diusulkan selama beberapa tahun namun belum mendapatkan tindak lanjut dari pihak kabupaten. “Ketika pintu air tersebut rusak, otomatis sumber daya alam yang dimiliki masyarakat, termasuk tanaman pisang,Kelapa dan tanaman padi akan sangat terganggu,” tambahnya.
Dalam hal ini, Ketua BPD berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memastikan usulan-usulan penting mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah kabupaten dan provinsi.”Terangnya.
Sementara itu, Pada waktu yang sama Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos., usai menghadiri Musrenbangdes di Desa Jeruju Besar, menyatakan, “Alhamdulillah, tadi kita telah bersama-sama kita mengikuti kegiatan Musrenbangdes yang dilaksanakan olehP Pemerintah Desa Jeruju Besar. Saya didampingi oleh Kasi Pemerintahan dan Kasi Ekbang, dan kami sangat menghargai inisiatif pemerintah desa yang telah menyelenggarakan Musrenbangdes ini tepat pada waktunya,” ungkap Junaidi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Musrenbang ini sangat penting untuk menampung berbagai usulan masyarakat, yang sebagian besar sudah diajukan pada saat Musyawarah Desa Rencana Kerja Pemerintah Desa (Musdes RKPDES) pada bulan Juli lalu.
“Alhamdulillah, usulan-usulan yang telah dirumuskan oleh tim penyusun RKPDES di bawah Sekdes Jeruju Besar telah dibahas dalam acara Musrenbangdes hari ini. Hampir semua bidang yang menjadi fokus pemerintah desa, seperti pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat, telah diakomodasi dengan baik,” jelasnya.
Salah satu usulan penting yang disampaikan dalam Musrenbang adalah terkait pembangunan pintu klep, yang diusulkan oleh Kepala Desa Jeruju Besar. Junaidi menjelaskan bahwa karena besarnya anggaran yang diperlukan, usulan ini tidak bisa dibiayai dengan dana desa dan perlu didorong menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.
“Pintu air ini merupakan kewenangan provinsi, jadi kami akan mendorong usulan ini ke tingkat provinsi, mudah-mudahan bisa terealisasi di tahun 2025,” tambahnya.
Junaidi juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Jeruju Besar, khususnya kepada Kepala Desa dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Musrenbangdes ini.
“Terima kasih kepada Ibu Kades dan masyarakat Desa Jeruju Besar yang luar biasa atas partisipasinya dalam menyukseskan Musrenbangdes Tahun Anggaran 2025,” tutupnya.(Mk/Ismail)
Comment