by

Pemuda Desa Perapakan Tunjukkan Aksi Nyata: Padi 75 Hari Dirawat, Panen di Depan Mata!

Sambas, Media Kalbar – Siapa bilang anak muda cuma sibuk main gawai dan rebahan?
Buktinya, Brigade Pangan Putra Sulung dari Desa Perapakan, Kecamatan Pemangkat, justru sibuk di sawah! Jumat (24/10/2025), kelompok pemuda ini kompak turun tangan merawat tanaman padi jenis Tamanu yang siap di panen 75 hari masa tanam.

Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini bukan sekadar rutinitas tani, tapi aksi nyata anak muda yang ingin membuktikan: pangan kuat, desa hebat!

Dipimpin langsung oleh Agus Pariyo, Ketua Brigade Pangan Putra Sulung, kegiatan ini juga didampingi oleh tim teknis dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pemangkat). Mereka bersama-sama memastikan setiap batang padi tumbuh sehat, bebas hama, dan cukup gizi.

“Kami ingin tanaman padi Tamanu ini tumbuh subur sampai panen. Ini bentuk komitmen kami menjaga ketahanan pangan dari desa,” ujar

Agus dengan senyum khas petani muda.
Menurut Agus, padi Tamanu punya banyak keunggulan: hasilnya tinggi, tahan cuaca tropis, dan cocok untuk sistem pertanian ramah lingkungan.

Brigade Pangan pun menerapkan perawatan terpadu berbasis ekologi—pakai pupuk organik, irigasi hemat air, dan tentu saja semangat gotong royong yang tak pernah luntur.

“Kami ingin Desa Perapakan dikenal sebagai desa pertanian muda yang mandiri dan inovatif,” tambah Agus penuh semangat.

Langkah yang dilakukan para pemuda ini sejalan dengan program Presiden RI tentang Swasembada Pangan Nasional. Mereka membuktikan bahwa ketahanan pangan tak harus dimulai dari gedung tinggi di kota, tapi bisa dari lumpur sawah di desa, asal dikerjakan dengan hati dan tawa.

Dengan tangan berlumpur dan semangat tak luntur, Brigade Pangan Putra Sulung menegaskan: masa depan pangan Indonesia ada di tangan anak muda yang tak malu kotor demi perut rakyat tetap kenyang. (Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed