by

Ramadhan Jadi Momentum Penguatan Etos Kerja Jujur Dan Profesional Di Kejati Kalbar

Pontianak, Media Kalbar

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan penguatan soliditas internal di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat dan pegawai Kejati Kalbar dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Mengusung tema “Melalui Ramadhan, Wujudkan Etos Kerja yang Jujur dan Profesional”, kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi institusional untuk meneguhkan nilai integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, menekankan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter aparatur penegak hukum yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas, guna menjaga dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.

Kegiatan ini selaras dengan arah kebijakan pembinaan mental aparatur yang dicanangkan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia Adhyaksa yang berintegritas, humanis, dan profesional.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa kental dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga diisi dengan siraman rohani melalui ceramah agama yang disampaikan oleh Habib Nizar bin Qosim bin Yahya.

Dalam ceramahnya, Habib Nizar menyampaikan materi bertajuk Hikmah Puasa di Bulan Ramadhan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memaknai puasa tidak sebatas menahan lapar dan dahaga, namun sebagai sarana pembentukan karakter, pengendalian diri, serta peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Habib Nizar menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. Menurutnya, nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan yang dilatih selama berpuasa diharapkan dapat terus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah Ramadhan usai.

Ceramah yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna tersebut mendapat perhatian dan antusiasme dari para peserta. Kegiatan buka puasa bersama pun berlangsung khidmat, ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar keberkahan Ramadhan senantiasa menyertai seluruh jamaah dan membawa kebaikan bagi kehidupan bermasyarakat.

Setelah berbuka puasa, dilanjutkan dengan Sholat Naghrib dan Sholat Isya berjamaah serta Sholat Terawih di Masjid Nurul Haq. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed