LANDAK, Media Kalbar
Kecamatan Air Besar di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, bagai permata hijau belum sepenuhnya tergali.
Terletak di bagian timur kabupaten, wilayah ini menawarkan pesona alam masih asri, didominasi perbukitan, hutan tropis lebat, dan jejaring sungai melahirkan puluhan air terjun menakjubkan.
Dengan 16 desa dihuni oleh masyarakat adat Dayak Kanayatn dan Dayak Ribun, Air Besar bukan sekadar tentang keindahan alam, tetapi juga tentang kekayaan budaya yang tetap lestari.
Potensi wisata alamnya sangat besar menjadikannya destinasi masa depan yang patut diperhitungkan.
Surga Air Terjun
Julukan “Surga Air Terjun” pantas disematkan untuk Air Besar. Setiap air terjun di sini memiliki karakter dan keunikan tersendiri, menjanjikan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung.
Riam Dait (7 Tingkat), Desa Sekendal
Sebagai ikon wisata utama, Riam Dait memukau dengan tujuh tingkatan air terjunnya. Setiap tingkatan memiliki kolam alami yang jernih, dikelilingi oleh hutan primer dan formasi batuan besar.
Perjalanan menelusuri setiap tingkatannya adalah petualangan yang tak terlupakan.
Air Terjun Mananggar, Desa Merayuh
Terletak di Dusun Perbuah, air terjun setinggi sekitar 60 meter ini memancarkan energi kekuatan alam.
Debit airnya yang deras, berasal dari hulu Sungai Landak, menjadikannya destinasi ideal bagi pencinta wisata petualangan dan fotografi alam.
Air Terjun Stiin, Desa Tenguwe: Berbeda dengan Mananggar, Stiin menawarkan suasana lebih tenang dan familier.
Aksesnya yang relatif mudah dan kolam alami di bawahnya yang luas dan jernih membuatnya cocok untuk rekreasi keluarga, berenang, memancing, hingga berkemah.
Air Terjun Banangar, Desa Merayuh
Keistimewaan Banangar terletak pada kolam alaminya luas, hampir dua hektare, dengan warna air kebiruan memesona. Suasana di sekitar air terjun ini sangat hening dan alami, cocok untuk melepas penat dan menyatu dengan alam.
Ragam Pesona Lain
Di balik kemegahan air terjunnya, Air Besar menyimpan segudang pesona alam lain yang tak kalah menarik.
Gua Andu, Desa Engkangin
Gua alami ini menyajikan keindahan formasi stalaktit dan stalagmit yang masih sangat terjaga.
Potensinya sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi geowisata dan edukasi, menarik para peneliti dan pecinta alam bawah tanah.
Susur Sungai Landak
Hulu Sungai Landak yang mengalir jernih menawarkan pengalaman wisata susur sungai yang menantang.
Sepanjang perjalanan, mata akan dimanjakan dengan pemandangan hutan tropis yang masih asri dan beraneka ragam flora dan fauna.
Panoram Perbukitan
Titik-titik tertentu di sekitar Desa Tenguwe dan Merayuh menawarkan pemandangan lembah Sungai Landak yang memukau.
Saat matahari terbit atau terbenam, pemandangan ini berubah menjadi lukisan alam yang sempurna.
Budaya dan Kearifan
Wisata di Air Besar tidak akan lengkap tanpa menyelami kehidupan budayanya. Masyarakat Dayak Kanayatn dan Ribun masih memegang teguh tradisi leluhur.
Rumah Panjang (Betang)
Beberapa desa masih mempertahankan rumah adat panjang sebagai pusat kehidupan sosial dan budaya komunitas.
Kerajinan Tangan
Keahlian masyarakat dalam membuat kerajinan anyaman rotan dan tenunan tradisional menjadi cenderamata yang khas dan bernilai tinggi.
Kuliner Khas
Nikmati hidangan lokal yang autentik, seringkali diolah langsung dari hasil hutan dan kebun setempat.
Festival Adat
Upacara adat seperti Nyangahatn (syukur), Naik Dango (panen), dan Gawai Padi rutin dilaksanakan.
Momen ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan langsung kekayaan spiritual dan seni budaya Dayak.
Akses dan Transportasi
Meski terpencil, akses menuju Air Besar terus mengalami perbaikan.
Jarak dan Waktu
Dari Kota Pontianak, jaraknya sekitar 180 kilometer dengan waktu tempuh normal 5-6 jam perjalanan darat.
Rute Utama
Rute paling umum adalah Pontianak-Ngabang (Ibu Kota Kabupaten Landak)-Serimbu-Air Besar.
Kondisi Jalan
Sebagian besar jalan sudah beraspal, namun beberapa ruas menuju lokasi wisata tertentu (seperti Riam Dait) masih berupa jalan tanah dan kerikil yang membutuhkan kendaraan berpenggerak roda empat.
Akomodasi Tersedia
Fasilitas akomodasi formal seperti hotel masih terbatas. Sebagian besar wisatawan memilih menginap di Kota Ngabang atau tinggal bersama masyarakat setempat melalui homestay yang dikelola oleh kelompok desa wisata.
Penginapan sederhana ini justru memberikan pengalaman autentik berinteraksi dan belajar langsung dari kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak.
Konservasi Lingkungan Lestari
Kesadaran akan pelestarian menjadi prinsip utama pengembangan wisata di Air Besar. Sebagian besar objek wisata berada di dalam atau berbatasan dengan kawasan hutan lindung.
Pemerintah setempat beserta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) aktif mengedukasi pengunjung untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Konsep pariwisata berkelanjutan diutamakan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan kekayaan alam dan budaya untuk generasi mendatang.
Kecamatan Air Besar adalah destinasi yang sempurna bagi para pelancong yang mencari lebih dari sekadar keindahan visual.
Ia menawarkan keselarasan antara pesona alam yang memukau dan kedalaman budaya yang menghangatkan hati.
Dengan komitmen pengelolaan yang berkelanjutan dan promosi yang tepat, Air Besar berpotensi menjadi primadona wisata baru di Kalimantan Barat.
Menyajikan cerita tentang air, hutan, dan manusia yang hidup dalam harmoni. Air Besar menanti untuk dijelajahi. (*/MK)











Comment