SAMBAS, Media Kalbar — Sebanyak 450 personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG dari Yonif 645/Gardatama Yudha resmi diberangkatkan menuju wilayah penugasan di Papua. Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Yonif 645/GTY, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Minggu (29/3).
Pelepasan pasukan dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat kepada para prajurit yang akan mengemban tugas negara di garis depan.
Dalam amanatnya, Bupati Satono menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar operasi pengamanan, tetapi juga misi kehormatan untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menyampaikan harapan agar para prajurit dapat menjalankan tugas dengan profesional, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Kehadiran Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH dalam acara ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sambas bagi para prajurit.
Turut hadir menyaksikan pelepasan ini unsur Forkopimda Kabupaten Sambas, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran perwira staf Yonif 645/GTY.(Rai)








Comment