by

APDESI Teluk Pakedai Apresiasi Pemkab Kubu Raya, Infrastruktur Jalan Mulai Tertangani

Kubu Raya, Media Kalbar

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Teluk Pakedai, Roy Nurdin, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Teluk Gelam, mengapresiasi langkah dan kinerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam memperhatikan pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Teluk Pakedai.


‎Hal tersebut disampaikan Roy Nurdin usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Teluk Pakedai, Kamis (29/1/2026).

‎Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala Desa Madura, jatim.
‎Roy Nurdin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag, dalam Musrenbang tersebut.

‎Ia menilai komitmen Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE, M.Sos bersama Wakil Bupati sangat dirasakan langsung oleh masyarakat Teluk Pakedai.

‎“Kami sangat mengapresiasi langkah dan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya. Alhamdulillah, masyarakat Teluk Pakedai sudah lama merindukan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.


‎Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menganggarkan sekitar Rp2,5 miliar untuk pembangunan jalan poros di Kecamatan Teluk Pakedai. Selain itu, dalam perencanaan anggaran tahun 2026 juga kembali dialokasikan dana sekitar Rp4 miliar guna mendukung perbaikan infrastruktur jalan.


‎Menurut Roy Nurdin, kondisi jalan di Kecamatan Teluk Pakedai masih banyak yang mengalami kerusakan, baik kategori rusak sedang maupun rusak berat. Beberapa ruas jalan yang memerlukan perhatian antara lain ruas Sungai Nipah–Pasir Putih sepanjang kurang lebih 3 kilometer, Teluk Pakedai Hulu– Teluk Satu sekitar 3 kilometer,Selaras–Desa Tanjung Bunga sekitar 4 kilometer, serta Tanjung Bunga–Kuala Karang hingga Sungai Nibung sepanjang kurang lebih 2 kilometer.


‎“Untuk kondisi rusak berat, terdapat pada ruas Sungai Nipah menuju Desa Madura. Alhamdulillah, dengan adanya anggaran tahun ini, sebagian ruas tersebut sudah mulai tertangani,” jelasnya.

‎Namun demikian, ia menyebut masih terdapat beberapa ruas jalan yang membutuhkan penanganan lanjutan, di antaranya ruas Teluk Pakedai II–Selaras sepanjang sekitar 4 kilometer serta ruas Selat Remis–Teluk Gelam sepanjang kurang lebih 8 kilometer yang kondisinya tergolong rusak berat.


‎Selain infrastruktur jalan, Roy Nurdin juga menyoroti dampak pemotongan dan efisiensi anggaran dana desa yang sangat dirasakan oleh pemerintah desa, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan.


‎“Secara umum kami masih sangat memerlukan penambahan dana desa. Dengan adanya pemotongan dan efisiensi anggaran, dampaknya sangat terasa bagi desa, terutama untuk pembangunan infrastruktur,” katanya.


‎Ia berharap ke depan terdapat kembali penambahan anggaran maupun dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan di desa-desa tetap dapat berjalan optimal.


‎Sementara itu, Kepala Desa Madura, Jatim, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia menilai sejak Bupati Kubu Raya terpilih hingga saat ini, perhatian terhadap desa-desa di Kecamatan Teluk Pakedai terus diberikan secara konsisten.
‎“Saya selaku warga Kecamatan Teluk Pakedai mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya Bupati dan Wakil Bupati. Setiap tahun desa masih diberikan anggaran yang cukup baik,” ujarnya.

‎Jatim juga berharap adanya dukungan dari anggota DPR RI melalui penyaluran aspirasi agar dapat membantu desa-desa dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, terutama di tengah adanya kebijakan pemotongan dana desa. (Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed