Sambas, Media Kalbar – Di tengah peningkatan luas baku sawah Kabupaten Sambas pada 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas mengakui sejumlah kecamatan mengalami penurunan luas lahan sawah dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Distan Sambas, M Syafaat, menyebut beberapa kecamatan yang mengalami penurunan luas baku sawah meliputi Selakau Timur, Jawai, Sambas, Sejangkung, Sajad, Subah, Galing, Teluk Keramat, Tangaran, hingga Paloh.
“Memang ada wilayah yang mengalami penurunan, namun secara total luas baku sawah Kabupaten Sambas tetap mengalami peningkatan,” ujar Syafaat, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut dia, total luas baku sawah Sambas tahun 2026 mencapai 45.044,34 hektare atau naik sekitar 1.530 hektare dibanding data sebelumnya.
Di sisi lain, beberapa kecamatan justru mengalami peningkatan luas sawah, seperti Selakau, Pemangkat, Salatiga, Semparuk, Tebas, Tekarang, Jawai Selatan, Sebawi, dan Sajingan Besar.
Distan Sambas juga mencatat adanya sawah yang tidak lagi digarap petani. Salah satu faktor yang disebut memengaruhi kondisi tersebut ialah intrusi air yang berdampak terhadap kualitas lahan pertanian.
Pemerintah Kabupaten Sambas telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 71 Tahun 2022 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagai upaya pengawasan terhadap alih fungsi sawah produktif.(Rai)








Comment