Sanggau, Media Kalbar
Kepolisian Resor Sanggau bergerak cepat merespons informasi viral di media sosial mengenai dugaan penemuan jenazah seorang perempuan di lingkungan SMP Torsina Sanggau. Setelah dilakukan pengecekan mendalam, polisi memastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks atau berita bohong.
Isu yang sempat meresahkan warga Sanggau ini pertama kali mencuat pada Selasa (20/1/2026). Tim dari Polres Sanggau yang dipimpin oleh Ipda Adrian Trisno dan Ipda Richson Artanta Gurning langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan klarifikasi lapangan.
Setibanya di SMP Torsina, petugas melakukan penyisiran dan koordinasi dengan pihak sekolah. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda peristiwa penemuan mayat, dan situasi di lingkungan pendidikan tersebut terpantau sangat aman serta kondusif.
Kepala Sekolah SMP Torsina, Nanni Mahulae, memberikan konfirmasi tegas kepada pihak kepolisian bahwa informasi tersebut sepenuhnya tidak berdasar. Pihak sekolah menyayangkan adanya narasi yang mencoreng citra institusi pendidikan tersebut.
Ipda Adrian Trisno menjelaskan bahwa kegaduhan ini bersumber dari konten foto dan narasi yang sengaja dibuat tidak benar. Dari hasil penelusuran tim siber, terungkap bahwa pelaku di balik unggahan viral tersebut adalah seorang remaja berinisial AA (17).
Pelaku yang merupakan siswa di salah satu sekolah kejuruan di lingkungan Torsina tersebut mengakui telah membuat konten menggunakan aplikasi kecerdasan buatan (AI). Motif di balik aksinya tersebut diketahui murni karena iseng tanpa memikirkan dampak luasnya.
“Setelah kami lakukan pengecekan langsung di lapangan, dapat dipastikan bahwa kabar tersebut tidak sesuai fakta dan tidak pernah terjadi,” ujar Ipda Adrian Trisno pada Rabu (21/1/2026). (Leo)







Comment