by

Kades Punggur Kapuas Bantah Isu Penyimpangan Proyek PUPR: “Tak Pernah Ada Konfirmasi, Berita Tak Sesuai Fakta”

Kubu Raya, Media Kalbar

Menindaklanjuti pemberitaan di salah satu media dengan judul “Dua Paket Proyek Bidang SDA PUPR Kalbar Diduga Menyimpang”, Kepala Desa Punggur Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Anuar, angkat bicara dan memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar di tengah masyarakat.

‎Anuar menegaskan bahwa pemberitaan tersebut mengandung kesimpangsiuran dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menyebut, informasi yang disampaikan tidak melalui proses konfirmasi kepada pemerintah desa maupun pengecekan langsung di lokasi proyek.

‎“Kami menilai berita itu tidak berdasarkan fakta lapangan. Tidak pernah ada konfirmasi ke pihak desa, sehingga wajar jika informasi yang disampaikan menjadi tidak utuh dan menimbulkan persepsi yang keliru,” ujar Anuar saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/4/2026).

‎Adapun proyek yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut adalah:
‎Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rawa DIR Punggur Selat Kering, Sungai Kakap senilai Rp 1,5 miliar yang dilaksanakan oleh CV. Lima Jaya Bersama.
‎Rehabilitasi Pintu Air Punggur Kapuas senilai Rp 1,6 miliar yang dikerjakan oleh CV. Nusantara Sakti Teknik.
‎Kedua proyek tersebut merupakan program Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025.

‎Menurut Anuar, pelaksanaan pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar pihak-pihak yang melakukan pengawasan, termasuk LSM, dapat menjalankan fungsi kontrol secara objektif dan profesional.

‎“Kami tidak menolak pengawasan, namun sebaiknya dilakukan dengan turun langsung ke lapangan dan melakukan konfirmasi, bukan hanya berdasarkan informasi sepihak,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Anuar mengungkapkan bahwa keberadaan proyek tersebut justru memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan utama di Desa Punggur Kapuas.

‎“Alhamdulillah, dengan adanya pembangunan pintu air, kondisi banjir mulai terkendali. Lahan pertanian dan perkebunan masyarakat yang sebelumnya terdampak kini sudah bisa kembali produktif. Ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga,” jelasnya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya Bupati H. Sujiwo, atas dukungan dalam mendorong realisasi program tersebut hingga ke tingkat provinsi.

‎Sementara itu, Kepala Dusun Betutu Raya, UD Gianto, yang ditemui di lokasi pintu air, didampingi Ketua RT 3 dan Ketua RW 03 di lokasi pintu air pintu klep turut membantah adanya dugaan penyimpangan. Ia menyebut pembangunan pintu air sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
‎“Memang saat pelaksanaan sempat terkendala cuaca, namun hasilnya bisa dilihat dan dirasakan langsung. Pintu air ini sangat membantu kami dalam mengendalikan debit air saat pasang,” ujarnya.

‎Gianto berharap ke depan program serupa dapat terus dilanjutkan, mengingat masih ada kebutuhan tambahan pintu air untuk mengoptimalkan pengendalian banjir di wilayah tersebut.

‎Pemerintah Desa Punggur Kapuas berharap semua pihak dapat menyikapi informasi secara bijak dan mengedepankan verifikasi sebelum menyebarluaskan berita, guna menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
‎(Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed