Pontianak, Media Kalbar
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada tiga Polres yang dinilai berprestasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, bertempat di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar. (Senin, 30/3/2026)
Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Kalbar Nomor: B/390/III/KEP./2026/Ro SDM. Ketiga Polres yang mendapatkan apresiasi adalah Polres Bengkayang, Polres Kapuas Hulu, dan Polres Landak, yang dinilai berdasarkan efektivitas pemanfaatan lahan serta capaian target penanaman.
Peringkat Pertama, Polres Bengkayang, dengan total 22 poin. Mencatatkan deklarasi potensi lahan seluas 1.535,00 hektar dengan realisasi tanam mencapai 492,40 hektar (12 poin) serta capaian target sebesar 32,08% (10 poin).
Peringkat Kedua, Polres Kapuas Hulu, dengan total 21 poin. Mencatakan deklarasi potensi lahan 287 hektar, Polres ini berhasil merealisasikan penanaman seluas 107,00 hektar (9 poin) dan mencatatkan persentase capaian target tertinggi sebesar 37,28% (12 poin).
Peringkat Ketiga, Polres Landak
Meraih total 20 poin. Memiliki deklarasi potensi lahan terluas yaitu 1.808,00 hektar, dengan luas lahan yang telah ditanam mencapai 539,00 hektar (13 poin) dan capaian target 29,81% (7 poin).
Kapolda Kalbar menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk Apresiasi atas kerja keras dan dedikasi personil dilapangan yang tidak kenal lelah dalam mengabdi kepada Masyarakat kususnya dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah masing-masing.
”Penghargaan ini merupakan bentuk rekognisi atas dedikasi Polres jajaran dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan. Saya berharap pencapaian ini menjadi pemacu semangat bagi Polres lainnya untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada.”
“Ketahanan pangan adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat,” Ujar Pipit.
Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, Polda Kalbar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat tani guna memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga secara berkelanjutan. (*/Amad)







Comment