SAMBAS, MEDIA KALBAR – Kebakaran melanda SPBU Simpuan di Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis malam, 4 Juni 2026, sekitar pukul 19.50 WIB.
Api diduga bermula dari jeriken berisi Pertalite yang berada di dalam sebuah mobil minibus jenis LCGC saat aktivitas pengisian bahan bakar sedang berlangsung. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu pulau bangunan SPBU. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Komandan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Gerakan Bersama Semparuk, Oeray Dadang mengatakan kebakaran itu terjadi begitu cepat, dan api cepat membesar karena aktivitas pengisian BBM sedang berlangsung.
“Kami berangkat sekitar lima menit setelah laporan masyarakat masuk ke BPK Sempai,” ujarnya.
Oeray Dadang menyesalkan banyaknya warga terutama anak-anak yang datang ke lokasi dan mendekati TKP kebakaran menghambat proses pemadaman. Ia harap ke depannya, hal itu tidak terjadi lagi.
“Saat api masih dalam keadaan membesar, banyak warga memadati lokasi untuk melihat kejadian, bahkan anak-anak pun banyak, jadi kami sebenarnya khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Selanjutnya, Oeray Dadang menjelaskan proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, sekitar satu jam setengah. Untungnya, pemadam tidak kesulitan air karena di depan SPBU ada parit.
“Kemudian untuk kerusakan akibat kebakaran cukup berat karena satu pulau habis terbakar sampai ke atas,” ujarnya.
Ada sekitar sepuluh unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Dari berbagai markas, Oeray Dadang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras memadamkan kebakaran tersebut hingga tidak ada korban jiwa. (Rai)








Comment