Pontianak, Media Kalbar
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas pengabdian dr. H. Harisson, M.Kes., bagi Gubernur, Harisson merupakan sosok yang tenang, tidak banyak bicara, tetapi banyak bekerja.
Hal itu disampaikan Gubernur Kalbar saat pelepasan purna tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dan jabatan pimpinan tinggi tahun 2026 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (1/9).
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan pun menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar pengalaman dan keteladanan Harisson tetap dibagikan kepada generasi ASN yang masih aktif.
Purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Pesan itu menjadi salah satu makna penting dalam pelepasan Harisson. Ia pun berpesan kepada ASN untuk terus bekerja keras, disiplin, jujur, berintegritas, kreatif, dan memiliki inisiatif dalam menyelesaikan pekerjaan. Karena masa kedinasan boleh berakhir, tetapi karya dan pengabdian kepada masyarakat, daerah, dan negara tidak pernah mengenal kata pensiun.
Terima kasih atas 32 tahun pengabdian untuk Kalimantan Barat. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk terus berkarya.
Jasa dan baktimu untuk Kalbar akan selalu dikenang.
Selain Sekda Kalbar juga dilepas pimpinan tinggi antaranya Ignasius IK, Junaidi dan juga beberapa yang lainnya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa kinerja mereka rata-rata kurang lebih, ada yang bagus, ada yang kurang bagus. Untuk Kepala Dinas rata-rata PR nya ada, “cuma kerja kita ini tak pernah habis, selalu dinamis, maka kita harus sesuai situasi kondisi, kebijakan kita untuk mensiasatinya,” ungkap Gubernur kepada sejumlah wartawan. (Amad)











Comment