by

MAN 2 Pontianak Dukung Gerakan Peduli Sampah Nasional 2025

Pontianak, Media Kalbar

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalbar menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak, Selasa (4/11/2025).

Sosialisasi diikuti oleh guru, siswa, dan undangan dari berbagai sekolah dan madrasah Kota Pontianak. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran warga sekolah dalam mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Pontianak, Agus Leonardi Djarkasi, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Madrasah harus menjadi contoh dalam menjaga lingkungan agar selalu asri dan bebas dari sampah. Cara mengatasi persoalan sampah bisa dimulai dari hal sederhana, seperti memilah sampah organik dan anorganik serta mendaur ulang barang bekas agar bermanfaat kembali,” ujarnya.

Agus Leonardi menambahkan, kebiasaan menjaga kebersihan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus dibiasakan sejak dini. Program ini juga sejalan dengan visi MAN 2 Pontianak sebagai madrasah berwawasan lingkungan dan pendukung program Adiwiyata Nasional.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui pemaparan materi mengenai bank sampah oleh mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi yang membahas praktik nyata pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., saat dihubungi oleh awak mediakalbarnews. Beliau mengimbau seluruh warga madrasah untuk menjadikan kebersihan dan kepedulian lingkungan sebagai budaya madrasah.

“Menjaga kebersihan lingkungan madrasah bukan semata tugas petugas kebersihan, tetapi kewajiban kita semua. Kebersihan mencerminkan keimanan dan kedisiplinan. Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa “kebersihan adalah sebagian dari iman” , sehingga perilaku menjaga lingkungan merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Hj. Yuliana, juga Ketua pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kalimantan Barat.

Hj. Yuliana juga menambahkan bahwa madrasah perlu menanamkan sikap ramah lingkungan dan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bukan hanya kepada peserta didik, tetapi juga kepada seluruh stakeholder madrasah mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua siswa.

“Menanamkan nilai ramah lingkungan dan PHBS harus dilakukan secara menyeluruh. Jika seluruh warga madrasah memiliki kesadaran yang sama, maka madrasah akan tumbuh menjadi lingkungan belajar yang bersih, sehat, hijau, dan bernilai ibadah,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Pontianak menegaskan komitmennya menjadi madrasah peduli lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Semangat HPSN 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya cinta lingkungan di kalangan pelajar Kalimantan Barat. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed