Kubu Raya, Media Kalbar
Untuk memastikan seluruh program pembangunan tahun anggaran 2025 berjalan sesuai rencana, tim awak media melakukan monitoring lapangan pada Kamis (4/12/2025) di sejumlah desa di Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Peninjauan dilakukan di Desa Pasir Putih, Desa Teluk Pakedai Dua, dan Desa Selat Remis.
Dari hasil monitoring tersebut, mayoritas pembangunan yang bersumber dari Dana Desa, APBD Kabupaten, APBD Provinsi, hingga aspirasi anggota DPRD dan DPR RI menunjukkan progres positif dan telah memasuki tahap akhir.
Kepala Desa Pasir Putih, Burhan, saat ditemui di kediamannya menjelaskan bahwa tahun 2025 desanya menerima sejumlah program pembangunan, baik dari pemerintah pusat maupun dari aspirasi anggota legislatif. Salah satunya adalah program P3A yang berasal dari aspirasi Syarif Abdullah Alkadrie dan Haji Boyman Harun.
Burhan mengakui, beberapa pekerjaan sempat mengalami keterlambatan akibat cuaca ekstrem, namun kini seluruh kegiatan telah memasuki tahap finishing.
“Alhamdulillah, pekerjaan sekarang tinggal finishing. Kendala kemarin karena cuaca, sehingga sedikit terlambat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Pakedai Dua, Wardoyo, menyampaikan bahwa realisasi pembangunan di desanya berjalan sangat baik. Seluruh kegiatan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025 telah mencapai 100 persen. Sedangkan pembangunan dari APBD Kabupaten dan APBN telah melampaui 95 persen.
Salah satu proyek terbesar adalah rehab Jalan Poros Sungai Nipah menuju Desa Selat Remis, yang saat ini telah mencapai progres 96 persen dan diperkirakan selesai 100 persen dalam satu minggu ke depan, dengan catatan suplai material berjalan lancar. Program aspirasi pusat berupa P3A dan PISAU dari Haji Boyman Harun juga hampir rampung.
Wardoyo turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya atas dukungan dan penambahan anggaran untuk pembangunan jalan poros tersebut.
“Awalnya anggaran hanya Rp1,5 miliar, kemudian ditambah menjadi Rp2,5 miliar, dan pada perubahan ditambah lagi Rp400 juta. Kami sangat berterima kasih kepada bapak Haji Sujiwo, Bupati Kubu Raya, karena perhatian ini sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Wardoyo berharap pada tahun 2026 pembangunan dapat diarahkan pada peningkatan dan pemeliharaan jalan lingkungan serta jalan poros untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Pasir Putih, Nandar, menilai bahwa program P3A aspirasi Boyman Harun sudah berjalan baik. Namun ia berharap agar pelaksanaannya dapat dilakukan lebih awal di tahun mendatang, mengingat tingginya curah hujan di akhir tahun sering menghambat aktivitas petani.
“Kalau bisa jangan akhir tahun, kasihan petani. Air besar, curah hujan meningkat,” ujarnya.
Selain itu, Nandar juga berharap adanya normalisasi saluran air yang saat ini banyak ditumbuhi semak sehingga kerap menyebabkan luapan air yang mengganggu aktivitas pertanian.
“Saluran sudah banyak ditumbuhi semak, jadi air sering meluap. Kami berharap normalisasi bisa dibantu demi meningkatnya hasil pertanian,” jelasnya.”(Mk/Ismail)








Comment