by

Menteri Sosial: Sekolah Rakyat Untuk Mengentaskan Kemiskinan

Pontianak, Media Kalbar

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf mengatakan bahwa sekolah rakyat untuk mengentaskan kemiskinan.

Hal ini disampaikan Saifullah Yusuf saat kegiatan penyampaian pilar-pilar Sosial di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (22/10).

“Sekolah rakyat bagian mengentaskan kemiskinan, dasar Inpres nomor 8 tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan,” katanya dihadapan Forkorpimda Kalbar, Para Kepala Dinas Sosial, Pendamping PKH, Kepala Sekolah, para guru dan para siswa Sekolah Rakyat.

Disampaikan bahwa anaknya Sekolah Rakyat, orangtua nya dibantu dengan bansos, PKH dan rumah diperbaiki, selain itu juga menjadi peserta BPJS Kesehatan dan anggota Koperasi Merah Putih.

Dijelaskan bahwa yang masuk sekolah rakyat adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, tidak mampu. Untuk itu Mensos menekankan keakuratan dan validasi data, “data harus beres maka program akurat. Soal data menjadi perhatian kita, sekolah rakyat, bansos dan program sosial harus dengan data yang benar,” ujarnya.

Sekolah rakyat nanti dibangun tersendiri dengan dilengkapi asrama siswa, guru dan dapur. Pontianak akan dibangun dalam waktu dekat ini. Gedung Sekolah Rakyat tersebut kapasitas 1000.

Mensos juga menyampaikan bahwa tahun 2026 bansos akan mencapai 1000 triliun rupiah, tahun 2025 mencapai 500 triliun,  namun banyak bansos tidak tepat sasaran. Data sekarang semua dipusatkan di BPS.

Sementara Gubernur diwakili Sekda Kalbar dr. H. Harisson, M.Kes., sangat mengapresiasi kegiatan program pilar-pilar sosial, sekolah rakyat dan dialog sosial.

Harisson juga menyampaikan bahwa saat ini ada 78 Siswa sekolah rakyat, tenaga pengajar.

Menteri Sosial dalam kunjungan kerja juga meninjau langsung Puskesos dan Sekolah Rakyat terintegrasi 53 di Pontianak. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed