Pontianak, Media Kalbar
Kongres XIII HIKMAHBUDHI telah menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi mahasiswa Buddhis di Indonesia. Namun demikian, dinamika yang muncul selama persidangan menunjukkan pentingnya menjaga konsistensi terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai dasar pengambilan setiap keputusan organisasi.
Dalam siaran persnya yang diterima redaksi pada Senin (3/8/2026), PC HIKMAHBUDHI Pontianak menilai bahwa seluruh tahapan pemilihan Ketua Umum Presidium Pusat harus memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam AD/ART HIKMAHBUDHI, termasuk ketentuan Pasal 15A ayat (2) huruf e mengenai batas masa jabatan Pengurus Presidium Pusat.
“Perbedaan pandangan mengenai penerapan ketentuan tersebut menyebabkan sejumlah Pengurus Cabang memilih meninggalkan forum kongres sebagai bentuk penyampaian sikap,” ungkap Ketua Cabang HIKMAHBUDHI Pontianak, Indra Wijaya.
Berdasarkan hal tersebut, PC HIKMAHBUDHI Pontianak berpendapat bahwa proses penetapan hasil kongres perlu didasarkan pada penerapan AD/ART secara utuh dan konsisten.
“Atas dasar penafsiran tersebut, PC HIKMAHBUDHI Pontianak memberikan dukungan kepada Ronaldo Haryanto, S.M. sebagai sosok yang dinilai memenuhi persyaratan organisasi untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI 2026–2028,” ujarnya.
Selain itu, PC HIKMAHBUDHI Pontianak mengajak seluruh kader untuk menjaga kondusivitas organisasi serta menyelesaikan setiap perbedaan melalui mekanisme konstitusional yang telah diatur dalam AD/ART. (Amad)











Comment