Sambas, Media Kalbar – Isu kemunculan “kuyang” yang sempat viral dan meresahkan warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, akhirnya diklarifikasi. Penyebar informasi tersebut mengakui unggahan yang beredar merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Klarifikasi itu tertuang dalam surat pernyataan yang dibuat di Sambas, Rabu (22/4/2026). Dalam surat tersebut, RA menyatakan bahwa dirinya telah mengunggah informasi hoaks soal kuyang melalui akun Facebook bernama Intan Ziudith pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
RA juga mengakui gambar yang diunggah merupakan hasil editan. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kabupaten Sambas, khususnya warga Desa Kartiasa dan sekitarnya, karena unggahan tersebut telah menimbulkan kegaduhan.
“Saya meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Sambas khususnya warga Desa Kartiasa dan sekitar terkait postingan tersebut yang menimbulkan kegaduhan,” demikian isi pernyataan tersebut.
Dalam surat itu, RA juga berjanji akan lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak akan membuat maupun menyebarkan berita hoaks. Ia menyatakan siap bertanggung jawab apabila kembali mengulangi perbuatan serupa.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris HWCI Kabupaten Sambas, Riki Humaidi, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih isu yang dapat menimbulkan keresahan publik.
“Informasi bohong seperti ini jangan dijadikan konten untuk mencari sensasi. Dampaknya bisa membuat masyarakat resah dan mudah terprovokasi. Kami mengajak semua pihak untuk menghentikan penyebaran hoaks serta lebih mengedepankan edukasi dan literasi informasi,” tegas Riki Humaidi.
Riki juga meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap informasi yang diterima harus dicek terlebih dahulu sebelum dibagikan ke ruang publik.
“Jangan sampai ruang digital kita dipenuhi pembodohan publik. Mari gunakan media sosial untuk hal-hal yang mencerdaskan dan bermanfaat,” tambahnya.(Rai)











Comment