by

Perkuat Mitigasi Karhutla, PTPN IV Regional V Lindungi Permukiman Masyarakat di Sekitar Areal Operasional Kebun Danau Salak

BANJAR, Kalimantan Selatan, Media Kalbar   – PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) Regional V terus memperkuat langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah operasional Kebun Danau Salak, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan personel, penguatan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran, patroli lapangan, serta lintas sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.

Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, melindungi areal permukiman masyarakat dan areal operasional perkebunan.

Region Head PTPN IV Regional V Sudarma Bhakti Lessan menyampaikan bahwa pengendalian karhutla menjadi salah satu perhatian utama perusahaan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca dan potensi peningkatan risiko kebakaran pada musim kemarau.

“PTPN IV Regional V berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla. Pencegahan menjadi langkah utama yang kami lakukan melalui penguatan personel, kesiapan sarana prasarana, pemantauan lapangan, serta membangun kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sudarma, minggu (13/9/2026)

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat sekitar.

“Kami percaya bahwa pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan secara sendiri. Sinergi bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, serta masyarakat menjadi kunci agar upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, PTPN IV Regional V telah membentuk tim pengendalian karhutla di tingkat regional dan unit kerja untuk memperkuat koordinasi, pengendalian, serta respons cepat terhadap potensi kejadian kebakaran. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sistem pemantauan melalui dashboard khusus guna mendukung pelaporan kondisi lapangan secara cepat dan terintegrasi.

Khusus di Kebun Danau Salak, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan melalui kesiapan personel pemadam, pemeriksaan sarana pemadaman dini, patroli wilayah, serta koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat segera teridentifikasi dan ditangani secara cepat.

PTPN IV Regional V juga menerapkan berbagai upaya pencegahan, mulai dari penerapan kebijakan tanpa bakar (zero burning), peningkatan pengawasan wilayah, pelaksanaan patroli rutin, hingga edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari risiko kebakaran.

Dalam pengendalian karhutla, PTPN IV Regional V juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat peduli api. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan dan respons bersama terhadap potensi karhutla.

Sudarma menambahkan bahwa keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan peralatan dan personel, tetapi juga kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kepedulian bersama, risiko karhutla dapat ditekan dan lingkungan dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

PTPN IV Regional V memastikan penguatan mitigasi karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi kesiapan lapangan, peningkatan kapasitas personel, pemenuhan sarana pendukung, serta koordinasi aktif dengan seluruh pihak terkait.

Melalui langkah tersebut, PTPN IV Regional V menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, mendukung perlindungan masyarakat sekitar, serta memastikan operasional perkebunan berjalan secara aman dan bertanggung jawab. (Mbis/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed