by

PMKRI Cabang Sambas Soroti Isu Human Trafficking

Papua, Media Kalbar

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI ) Sanctus Thomas Aquinas saat ini sedang melaksanakan Kongres ke 33 dan Sidang Majelis Permusyawarahan Anggota ( MPA ) ke 32 di Merauke Provinsi Papua Selatan pada tanggal 07 – 13 Juli 2024.

Dalam kesempatan ini Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Sambas Santo Fransiskus Asisi ikut hadir dalam Forum tertinggi tersebut.
Dan hal ini di jadikan momentum Oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Sambas yaitu Yakobus Vigur menyampaikan soal situasi dan keadaan internal maupun Eksternal PMKRI Cabang Sambas saat ini didepan forum MPA, di depan Forum tersebut Yakobus Vigur menyampaikan ada satu hal yang menjadi perhatian PMKRI Cabang Sambas saat ini yaitu isu kemanusiaan terutama Kasus Perdagangan Manusia atau Human Trafficking yang terjadi di Kalimantan Barat secara khusus di Kabupaten Sambas.

” Seperti yang rekan-rekan ketahui saat ini isu kemanusiaan yang cukup marak terjadi sekarang adalah Perdagangan Manusia ( Human Trafficking ), ini cukup menarik perhatian kami, mengapa? Sambas saat ini adalah salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan tentu potensi perdagangan manusia itu sangat jelas ” tuturnya.

” Contoh saja, jalur2 tikus yang ada saat ini menjadi jalur perdagangan manusia ( Human Trafficking ) dan korban2 yang ada saat ini kebanyakan anak dibawah umur dan wanita”

” Selain itu juga barang2 ilegal bebas masuk melalui jalur2 tikus tersebut , jadi ini cukup memprihatinkan ”

” Karena hal itulah mengapa kami PMKRI Cabang Sambas ingin isu ini diperhatikan juga oleh Pengurus Pusat PMKRI agar tidak terus2 terjadi, dan Yakobus Vigur juga menekan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas lebih jeli dan tidak memandang hal ini sebagai hal sepele.

Yakobus Vigur juga berharap Pengurus Pusat PMKRI bisa lebih memperhatikan isu2 kemanusiaan dan membantu menekan pemerintah pusat agar memerhatikan dan memperketat setiap pintu perbatasan yang ada di seluruh Indonesia. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed