by

Poktan Usaha Bersama Desa Samarantau Adakan Pembelajaran Kelas Kelompok Tani

KAPUAS HULU, Media Kalbar

Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Samarantau Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu mengadakan Pembelajaran Kelas Kelompok Tani ( PKKT )

Maksud dan tujuan diadakan Pembelajaran Kelas Kelompok Tani ( PKKT ) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan kepada kelompok tani.

Ketua kelompok tani Usaha Bersama Rosni yang biasa disapa Ani didampingi Yuliana Masita mengatakan, pembelajaran kelas kelompok tani ini difungsikan sebagai wadah belajar mengajar, diskusi, dan tukar menukar informasi antaranggota untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap dalam mengelola usahatani agar lebih produktif, mandiri, dan menguntungkan.

Kegiatan pembelajaran kelas kelompok tani sudah dilaksanakan pada tanggal 28 Nopember 2025, kata Rosni

“Kami akan terus bekerja , bergerak dan memberikan motivasi untuk kemajuan kelompok tani ini kearah yang lebih baik lagi, baik dari segi administrasi maupun lahan pertanian, ” ucapnya

Sementara itu PPL Yuliana Masita sebagai pendamping di dua Desa yakni Desa Segiam dan Desa Samarantau menjelaskan, Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan petani melalui metode penyuluhan, pelatihan, dan penerapan teknologi, yang dibagi menjadi empat kelas kemampuan: Pemula, Lanjut, Madya, hingga Utama, ujarnya

Berikut adalah poin-poin penting terkait pembelajaran kelas kelompok tani: Tiga Fungsi Utama Kelompok Tani: Sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi yang meningkatkan efisiensi dan pendapatan petani.Aspek Penilaian (PAKEM POKTAN) adalah Penilaian kelas kemampuan dilakukan berdasarkan Panca Kemampuan Kelompoktani:

Dikatakan Yuliana Masita yang biasa disapa Sita, pembelajaran kelas kelompok tani menjadi tolak ukur serta sebagai indikator guna menjadi kelompok tani semakin bersemangat dan maju.

“Saya akan terus berupaya menjalankan tugas dengan sebaik mungkin sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak Amran Sulaiman untuk mencapai swasembada pangan, ” ungkapnya

Kemampuan merencanakan kegiatan (merencanakan kebutuhan belajar, pertemuan, dan usaha).Kemampuan mengorganisasikan kegiatan.Kemampuan melaksanakan kegiatan (penerapan teknologi/budidaya).Kemampuan melakukan pengendalian dan pelaporan (termasuk kelestarian lingkungan).Kemampuan mengembangkan kepemimpinan kelompoktani, pungkasnya. (Icg )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed