by

Proyek Dinas Perkim Kalbar Di Lahan Kosong Ternyata Pengusulnya Pemilik Tanah

Pontianak, Media Kalbar

Terkait adanya dugaan proyek Fiktif yang dilaksanakan oleh Dinas Perkim Provinsi Kalbar karena dibangun jalan pada lahan kosong tanpa penghuni dan rumah, ternyata pengusulnya adalah sang pemilik lahan atau tanah.

Mediakalbarnews.com ketika menghubungi Ketua RT setempat inisial N menyampaikan bahwa dalam hal ini tidak tau menau.

Namun ketika ditanya bahwa Perkim berdasarkan proposal pengajuan, RT menjawab,  “iya ada proposal Pengajuannye, Tapi di proposal itu
Ada empat gang pak yang di ajukan. Dan
Pengajuan Proposal tersebut Atas permintaan yang punya tanah kaplingan
Di situ pak” ungkap RT melalui Polsel nya, Sabtu (7/1/23) kepada Media Kalbar.

Menurut RT tersebut sebenarnya ada yang lebih prioritas dari Gang tersebut, karena yang di ajukan ada 4 Gang.

Hal ini disampaikan menurutnya Biar tidak simpang siur infonye. “Biar tidak ada saling menduga-duga” ujarnya.

Ia juga menyampaikan arsip surat permohonan proposal nya yang diajukan ke Perkim Provinsi Kalbar yang berisi 4 Gang, di tandatangani RT dan Lurah.

Sebagaimana sebelumnya dimuat di bahwa Diduga fiktif, Aneh dan patut dipertanyakan proyek pembangunan jalan oleh Dinas Perkim Provinsi Kalbar dibangun pada lokasi yang tanpa ada rumah warga dan penghuni, dan menurut informasi Warga nama gang baru di buat dengan sebutan Gang “PU”.

Foto: Lokasi proyek sebelum dibangun jalan yang merupakan lahan kosong tanpa ada penghuni

Proyek jalan tersebut panjang kurang lebih 170 meter dengan lebar 3 meter dengan APBD Provinsi Kalbar berada di sekitar Jalan Berdikari tepatnya jalan Bukit Batu Pontianak.

Menurut Amir dari LSM Tindak, warga juga keberatan karena proyek tersebut dibangun pada lokasi tanpa penghuni, sementara masih ada jalan gang di sekitar itu yang rusak butuh perhatian pembangunan.

“Ini jelas diduga fiktif nama gang saja tak ada, kalaupun ada nama gang tapi tidak ada warga dan rumah di lokasi tersebut, mana azaz manfaatnya terkecuali menguntungkan pemilik tanah di lokasi tersebut.” Ungkap Amir, Senin (2/1/23)

Sementara Tim media melakukan Investigasi di lokasi Proyek tersebut memang benar lokasi kegiatan proyek tersebut adalah lahan kosong yang berada di tengah-tengah kiri kanan Komplek.

Salah satu warga komplek Yang tak mau disebutkan namanya berada berdekatan pas dekat kegiatan proyek jalan tersebut saat di konfirmasi terkait kegiatan proyek tersebut.

Dia mengatakan bahwa jalan yang di bangun tersebut sebagian dana dari warga pemilik tanah kaplingan dan sebagian dari Pemerintah, ia juga menjelaskan bahwa di lokasi jalan yang di bangun tersebut pemiliknya banyak orang dari PU.

Terkait ini Media Kalbar konfirmasi ke Kadis Perkim Provinsi Kalbar melaui ponsel, Kepala Dinas Perkim Provinsi Kalbar Yosafat Triadhi Andjioe menyampaikan Akses menuju permukiman juga bisa diusulkan melalui perkim.
“Perkim melaksanakan pekerjaan sudah jelas melalui usulan ditingkat desa dan semua harus ada proposal yang diajukan.” Ungkapnya.
Ia juga menegaskan proyek tersebut tidak fiktif, ” Dikatakan fiktif apabila ada anggaran tapi tidak ada fisiknya.” Tegasnya.

Disampaikan bahwa Perkim juga mendukung para pengembang perumahan apalagi untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, kita dukung akses psu ke arah perumahan tersebut.
“Sehingga harga jual perumahan tersebut bisa rendah untuk ditawarkan kepada MBR dengan harga subsidi.” Imbuhnya.

Pertanyaannya Siapa yang mengusulkan Proyek Jalan di lahan kosong tersebut, bukankah akses jalan kepemukiman warga sudah ada..? Dan di lokasi tersebut belum ada satu rumahpun.(Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed