by

PTPN Group melalui PTPN IV Regional V Terima Tiga Sertifikat ISPO, Perkuat Komitmen Perkebunan Berkelanjutan di Kalimantan Timur

Tanah Grogot, Media Kalbar  – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui keberhasilan meraih tiga Sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk unit usaha di wilayah Kalimantan Timur. Pencapaian tersebut menjadi implementasi nyata komitmen perusahaan dalam memenuhi standar keberlanjutan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Tiga Sertifikat ISPO diserahkan oleh PT Global Gateway Certifications Indonesia selaku Lembaga Sertifikasi ISPO kepada PTPN IV Regional V setelah perusahaan dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan berdasarkan hasil audit dan verifikasi. Sertifikasi tersebut mencakup ruang lingkup Perusahaan Perkebunan yang Melakukan Usaha Budi Daya Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit dan Usaha Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit sebagai bukti penerapan tata kelola yang memenuhi standar keberlanjutan nasional.

Sertifikat ISPO diserahkan oleh Group Manager Unit Group Kalimantan Timur, Agung Kwartanto, kepada tiga unit usaha PTPN IV Regional V, yakni Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Long Pinang yang diterima oleh Masinis Kepala PKS Long Pinang M. Pokat Lubis, Kebun Tabara yang diterima oleh Manager Kebun Tabara Sri Haryono, serta Kebun Longkali yang diterima oleh Pj. Asisten Kepala Tanaman Rizki Diwantara. Prosesi penyerahan yang berlangsung di Kantor PKS Long Pinang, Senin (13/7/2026), turut disaksikan oleh Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman.

Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi PTPN IV Regional V dalam menerapkan prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sesuai standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Sertifikasi ISPO merupakan bagian dari strategi Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat praktik perkebunan yang berlandaskan kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, tanggung jawab sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Implementasi prinsip-prinsip tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat daya saing industri kelapa sawit Indonesia di pasar nasional maupun global.

General Manager Wilayah Kalimantan Timur PTPN IV Regional V, Agung Kwartanto, mengatakan bahwa keberhasilan memperoleh Sertifikasi ISPO merupakan hasil sinergi seluruh insan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan kepatuhan, profesionalisme, dan keberlanjutan.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi seluruh insan perusahaan yang mendapat dukungan penuh dari Regional Management PTPN IV Regional V. Bagi kami, ISPO bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi ataupun sertifikasi administratif, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh proses bisnis dijalankan secara bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit nasional,” ujarnya.

Menurut Agung, pencapaian tersebut menjadi momentum bagi PTPN IV Regional V untuk terus meningkatkan kualitas operasional sehingga seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai prinsip keberlanjutan. Dengan demikian, perusahaan mampu menghasilkan produk kelapa sawit yang berkualitas, berdaya saing, serta memenuhi tuntutan pasar nasional maupun internasional.

Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman, menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh Sertifikasi ISPO merupakan hasil penguatan sistem manajemen yang dibangun secara berkesinambungan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyempurnaan proses bisnis, serta pengendalian yang konsisten di seluruh unit kerja.

“Perolehan Sertifikasi ISPO menjadi fondasi untuk terus memperkuat budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi. Kami akan terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menyempurnakan sistem manajemen, serta memastikan implementasi prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan berjalan secara konsisten. Dengan demikian, perusahaan mampu menjaga standar keberlanjutan yang semakin baik sekaligus mendukung pencapaian target bisnis Holding Perkebunan Nusantara secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menyatakan bahwa keberhasilan meraih tiga Sertifikat ISPO merupakan bukti nyata komitmen PTPN IV Regional V dalam menerapkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

“Perolehan tiga Sertifikat ISPO ini merupakan capaian yang sangat membanggakan sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen dan kerja keras seluruh insan PTPN IV Regional V dalam menerapkan praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Bagi kami, ISPO bukan sekadar pemenuhan regulasi, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan, memperkuat kepercayaan pasar, serta memastikan produk CPO yang dihasilkan memenuhi standar keberlanjutan yang diakui. Dengan sertifikasi ini, kami optimistis akses pasar akan semakin terbuka, daya saing produk semakin meningkat, dan nilai tambah bagi perusahaan maupun petani mitra dapat terus tumbuh,” ujar Sudarma.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja PTPN IV Regional V untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat implementasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG), serta memperluas penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh wilayah operasional.

“Ke depan, kami akan terus mendorong seluruh unit kerja untuk meningkatkan standar operasional berkelanjutan sehingga PTPN IV Regional V tidak hanya menjadi perusahaan perkebunan yang produktif, tetapi juga menjadi rujukan dalam penerapan praktik perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia. Komitmen ini sejalan dengan visi Holding Perkebunan Nusantara dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang memberikan keseimbangan antara nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tutup Sudarma.

Perolehan tiga Sertifikat ISPO tersebut semakin memperkuat komitmen Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V dalam mengembangkan industri perkebunan kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Melalui penguatan implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan, perusahaan optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional, meningkatkan kepercayaan pasar, serta memperkuat posisi industri kelapa sawit Indonesia di tingkat global. (Mbis/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed