by

PW GNPK RI Meminta APH Proses Hukum Penyeludupan Rotan Yang Tertangkap Di Malaysia

Pontianak, Media Kalbar

Terkait tertangkapnya rotan asal Indonesia di Sarawak Malaysia yang Ilegal, Ketua PW GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy meminta agar Aparat Penegak Hukum mengusut asal usul dan pemilik rotan tersebut yang diduga melalui perbatasan Kabupaten Bengkayang dengan Malaysia.

Hal ini disampaikan Ketua PW GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy kepada Media Kalbar  / mediakalbarnews.com  , Rabu (28/1).

Menurutnya Hal itu mudah diproses hukum jika Aparat Penegak Hukum mau memproses nya. Tentu minta informasi dari pihak kepolisian Malaysia, siapa pengirim atau penyeludupnya, dari itu bisa ditelusuri siapa pemilik dan asal rotan tersebut yang jelas itu Ilegal.

Sementara pihak PW GNPK RI sedang di Kuching Malaysia untuk investigasi hak ini. Dimana informasi awal diduga asal rotan dari Sulawesi transit di Kalbar kemudian melalui jalur darat ke Perbatasan Indonesia-Malaysia.

Ellysius Aidy menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi pihak-pihak yang diduga bermain rotan di Kalbar untuk dikirim secara ilegal ke Malaysia.

Sebelumnya Ellysius Aidy beberapa waktu menyampaikan bahwa tertangkap nya rotan ilegal di Serawak Malaysia menambah daftar panjang maraknya penyeludupan Rotan dari Kalbar ke Serawak. Kinerja Bea Cukai dinilai Ketua PW GNPK RI Provinsi Kalbar sangat memalukan dan wajar jika Menteri Keuangan ancam akan membubarkan Ditjen Bea Cukai.

“Ini bagai mana kok bea cukai tidur pulas barang keluar Kalbar tidak terdeteksi sangat memalukan, miris melihat nya,” kata Ellysius Aidy Ketua PW GNPK RI Kalbar di Pontianak, Kamis (15/1).

Lanjut dikatakan, berapa besar negara kita Indonesia dirugikan oleh para penyelundup ini baru ketahuan dan mungkin lebih banyak yang tidak ketahuan.
“sudah saatnya bea dan cukai Kalbar jangan memberi ruang kepada siapa pun untuk bermain-main dengan namanya penyeludupan dan ini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Konteiner yang sebesar bisa lepas, “ini yang tak masuk akal, ingat menutupi suatu perbuatan kejahatan sama saja berbuat jahat,” tandasnya.

PW GNPK RI Kalbar sangat kecewa dengan kinerja Bea Cukai di Kalbar, kok bisa lolos rotan tersebut yang diduga dari pulau diluar Kalbar melewati Kalbar tempat transit nya untuk ke Serawak Malaysia Timur. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed