Kapuas Hulu, Media Kalbar
Desa Batu Tiga adalah sebuah desa di Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, yang terbentuk dari hasil pemekaran Desa Nanga Dua pada tahun 2010.
Kondisi Geografis dan Transportasi andalan adalah Jalur Air: Warga desa sangat bergantung pada aliran sungai (seperti Sungai Mentebah) untuk transportasi sehari-hari dan membawa barang kebutuhan pokok.Kendala Alam: Saat musim kemarau, air sungai sering mengering atau surut drastis.
Kondisi ini membuat perahu sulit lewat dan pasokan kebutuhan warga terhambat, dengan minimnya kondisi jalan darat rusak parah atau tidak layak membuat warga harus bergotong royong membuka jalur alternatif dengan swadaya membangun ruas jalan yang rusak parah tersebut saat kemarau melanda.
Saat jalan dan jembatan rusak, rakyat Desa Batu Tiga kesulitan untuk membeli sembako ke Desa Nanga Dua .Karena kalau berjalan kaki diperkirakan tujuh jam baru sampai ke Desa Nanga Dua, sedangkan sungai masih kemarau .
Kepala Desa Batu Tiga Susan ditemui media ini usai mengikuti pelantikan Kepala Desa di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Gedung SATAP menyampaikan, kondisi ruas jalan dan jembatan saat ini rusak parah, sehingga akses tersebut menghambat bagi warga kami untuk membeli sembako. Bayangkan saja kalau bejalan kaki dari Desa Batu Tiga ke Desa Nanga Dua memakan waktu empat sampai lima jam demi membeli sembako, ungkapnya.Kamis ( 17/9/2026 )
Dan pada saat kemarau , warga Desa Batu Tiga sempat rebutan beras, karena sungai tidak bisa dilewati, apalagi ruas jalan dan jembatan rusak, yang jadi andalan serta alternatif warga kami untuk berbelanja sembako adalah sungai, tuturnya
“Jalan yang dibangun pada tahun 2017, hingga sekarang belum pernah mendapatkan sentuhan dan diperbaiki lagi oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Atas kondisi tersebut, warga kami berswadaya membangun jalan yang rusak tadi,kalau menunggu sentuhan pembangunan dari Pemerintah, dengan jumlah kepala keluarga 200 kepala keluarga, warga kami bisa kelaparan,” ujarnya
Sebelum efisiensi anggaran, Desa kami merasakan dianaktirikan oleh Pemerintah, padahal para pejabat Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sering mengunjungi dan datang ke desa kami, dan mereka pun sudah melihat langsung kondisi jalan maupun jembatan yang rusak tersebut.
” Seharusnya jalan dan jembatan yang rusak parah itu diperbaiki lah, sehingga bisa dilewati kendaraan roda dua. Kami tidak berharap jalan itu diaspal, di cor semen jadilah, yang penting kan bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata Susan
“Rencana setelah pelantikan ini, saya bersama perangkat Desa Batu Tiga mau menemui Bupati atau Dinas terkait guna menyampaikan keluhan warga kami terkait jalan dan jembatan yang rusak tadi,” pungkasnya (Icg)











Comment