Sambas, Media Kalbar – Produksi Gabah Kering Giling (GKG) Kabupaten Sambas pada 2025 tercatat mencapai 205.501 ton. Angka itu meningkat dibanding tahun 2024 yang berada di angka 195.232,60 ton GKG.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, M Syafaat, mengatakan kenaikan produksi turut didukung peningkatan luas panen padi di daerah tersebut.
“Luas panen padi tahun 2025 mencapai 68.422 hektare, meningkat dibanding 2024 yang sekitar 64 ribu hektare,” kata Syafaat, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sentra utama produksi padi di Sambas masih berada di wilayah Selakau, Selakau Timur, Pemangkat, Semparuk, Tebas, Jawai Selatan, dan Paloh.
Namun demikian, sektor pertanian padi di Sambas dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan. Selain ancaman perubahan iklim dan intrusi air, sebagian petani disebut mulai beralih ke komoditas lain seperti sawit, jeruk, dan buah naga.
Dinas Pertanian Sambas juga mengakui terdapat lahan sawah yang tidak lagi digarap akibat gangguan kualitas air dan faktor produktivitas lahan.
Untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian, Pemerintah Kabupaten Sambas telah menerbitkan regulasi perlindungan lahan sawah produktif melalui Peraturan Bupati Sambas Nomor 71 Tahun 2022.(Rai)











Comment