Pontianak, Media Kalbar
Anggota MPR/DPD RI Kalimantan Barat, Hj. Erlinawati, S.H., M.A.P., kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ideologi bangsa di tingkat akar rumput. Hal ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (10/2/2026).
Sosialisasi ini merupakan tugas konstitusional Anggota MPR RI untuk memasyarakatkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada seluruh lapisan masyarakat.
Mengusung tema strategis “Perempuan Berdaya, Konstitusi Terjaga: Mengokohkan 4 Pilar Kebangsaan sebagai Pondasi Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu dari berbagai lintas organisasi perempuan di Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam Paparanya Erlinawati menyampaikan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, melainkan tiang penyangga stabilitas negara.
Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat krusial dimiliki oleh kaum ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga.
“Perempuan yang berdaya adalah mereka yang memahami hak dan kewajibannya sesuai konstitusi. Jika perempuan kuat dan paham akan fondasi bangsanya, maka generasi yang dilahirkan pun akan siap membawa Indonesia menuju kejayaan di tahun 2045,” ujar Anggota Komite III DPD RI ini di hadapan peserta.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah serap aspirasi sekaligus diskusi mengenai tantangan perempuan di era digital. Erlinawati menekankan bahwa Empat Pilar bukan sekadar hafalan teori, melainkan instrumen hidup untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman Kalimantan Barat yang multietnis.
Para peserta yang berasal dari lintas organisasi mulai dari organisasi keagamaan, profesi, hingga komunitas sosial tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Kehadiran mereka menunjukkan adanya semangat kolaborasi untuk memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap terjaga di organisasi masing-masing.
Sebagai penutup, Senator Erlinawati mengajak seluruh elemen perempuan di Kalimantan Barat untuk terus meningkatkan kapasitas diri tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
”Kita ingin memastikan bahwa di tahun 2026 ini, langkah kita semakin mantap. Perempuan Kalbar harus mengambil peran strategis, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun politik, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa,” pungkasnya diakhir acara. (*/Amad)








Comment