by

UNTAN Berkolaborasi dengan UNESA Laksanakan PKM Internasional untuk Memperkuat Literasi Budaya dan Identitas Nasional Anak-anak Imigran Indonesia di Malaysia

Pontianak, Media Kalbar  – Universitas Tanjungpura (UNTAN) berkolaborasi dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Sanggar Bimbingan (SB) Meru, Selangor, Malaysia, pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Literasi Budaya, Keterampilan Berbahasa, dan Identitas Nasional pada Anak-anak Imigran Indonesia di Sanggar Bimbingan (SB) Meru, Selangor, Malaysia melalui Metode Mendongeng (Storytelling) dan Permainan Edukatif.”

Program ini bertujuan memperkuat literasi budaya, meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, serta menanamkan identitas nasional kepada anak-anak imigran Indonesia yang belajar di Sanggar Bimbingan Meru. Berbagai aktivitas pembelajaran dirancang secara interaktif melalui metode storytelling, permainan edukatif, pembelajaran berbasis budaya (etnopedagogi), dan pemanfaatan media pembelajaran inovatif sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh para guru Sanggar Bimbingan Meru bersama tim akademisi dari UNTAN dan UNESA. Diskusi dipandu oleh Dr. Lily Thamrin, M.EdDyoty Auliya Vilda Ghasya, M.Pd, dan Dr. Ricka Tesi Muskania, serta dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA Neni Mariana, S.Pd., M.Sc., Ph.D., Nanda Veruna Enun Kharisma, M.Pd., Prof. Dr. Suryanti, M.Pd., dan Dr. Nurul Istiq’faroh, M.Pd. Pada sesi ini, para guru memperoleh penguatan mengenai strategi pembelajaran yang mengintegrasikan literasi budaya, penguatan karakter, keterampilan berbahasa, serta pemanfaatan media pembelajaran inovatif dalam proses belajar mengajar.

Sementara itu, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan karakter dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Sesi storytelling dan permainan edukatif dipandu oleh Amrul Huda Fathir, S.Pd.M.Pd, mahasiswa Program Magister Pendidikan Dasar UNESA, melalui cerita rakyat, permainan kelompok, dan aktivitas kolaboratif yang menumbuhkan kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta rasa bangga terhadap identitas bangsa.

Pada sesi praktik, peserta didik jenjang PAUD mengikuti kegiatan bermain sambil belajar bersama Dr. Ricka Tesi Muskania, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UNTAN. Sementara peserta didik jenjang Sekolah Dasar memperoleh pengalaman belajar menggunakan media Etno-VR dengan pendampingan Annas Solihin, S.Pd., M.Pd., mahasiswa Program Doktor Pendidikan Dasar UNESA. Media ini dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia secara lebih interaktif melalui pengalaman belajar berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari penguatan keterampilan berbahasa, peserta didik juga mengikuti pembelajaran dasar Bahasa Mandarin bersama Dr. Lily Thamrin, M.Ed., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin FKIP UNTAN. Kegiatan ini tidak hanya memperluas kompetensi bahasa peserta didik, tetapi juga membangun wawasan multikultural yang relevan dengan lingkungan sosial masyarakat Malaysia.

Melalui kolaborasi internasional ini, UNTAN bersama UNESA berkomitmen menghadirkan program pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat literasi budaya, meningkatkan keterampilan berbahasa, menumbuhkan identitas nasional, serta membekali guru dengan strategi pembelajaran yang inovatif melalui pendekatan storytelling, permainan edukatif, dan media pembelajaran berbasis teknologi. (*/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed